Breaking News:

Berita Trenggalek

12.000 Orang Telah Divaksin di Kabupaten Trenggalek, Lansia Tunggu Kiriman Dosis Berikutnya

Mereka adalah orang-orang yang masuk dalam kelompok sasaran vaksinasi tahap pertama dan kedua.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Ilustrasi pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Trenggalek. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Sebanyak 12.000 orang sudah menjalani vaksinasi di Kabupaten Trenggalek hingga pertengahan April 2021.

Mereka adalah orang-orang yang masuk dalam kelompok sasaran vaksinasi tahap pertama dan kedua.

Dalam pelaksanaan tahap pertama, seperti arahan dari pemerintah pusat, vaksinasi diberikan kepada para tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan penanganan Covid-19.

Sementara pada tahap kedua, vaksinasi diberikan antara lain kepada para petugas pelayanan publik, polisi, TNI, dan guru.

Sebanyak 12 ribu orang itu adalah mereka yang telah menerima suntikan vaksin sebanyak dua kali.

Seperti diketahui, vaksin Sinovac dari China yang dipakai di Trenggalek perlu disuntikkan dua kali dosis agar penerima mendapat kekebalan tubuh optimal.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek Saeroni mengatakan, proses pelaksanaan vaksinasi di Trenggalek berjalan sesuai dengan target yang ditentukan pemerintah.

Pihaknya berusaha mempercepat proses vaksinasi.

Baca juga: Jelang Lebaran 2021, Harga Daging Ayam di Kabupaten Tuban Merangkak Naik

Baca juga: Line Friends Pop Up Store Jadi Referensi Isi Libur Lebaran di Kota Surabaya Tanpa Mudik

Baca juga: BREAKING NEWS: Henry Boomerang Meninggal Dunia Hari ini 24 April 2021, Tak Dimakamkan Secara Covid

Namun, hal itu pun bergantung pada jumlah dosis vaksin yang diterima dari pemerintah provinsi.

“Kalau sasaran dari pemerintah pusat, sampai saat ini adalah tenaga kesehatan, pelayanan publik, dan lansia,” kata Saeroni, Sabtu (24/4/2021).

Namun untuk lansia, Pemkab Trenggalek belum memulai penyuntikan vaksin ke sasaran tersebut.

Pihaknya baru akan memulai menyasar pada lansia setelah mendapat vaksin kiriman mendatang.

“Lansia di Trenggalek masih belum. Ini masih proses pada pelayanan publik. Sekarang vaksinasi yang terakhir datang untuk sebagian guru dan perangkat desa. Kalau setelah ini vaksin datang lagi, kami langsung plot untuk lansia,” ujar dia.

Soal waktu pasti pengiriman vaksin ke Trenggalek ke depan, Saeroni mengatakan, pihaknya belum menerima informasi terbaru.

BACA BERITA TRENGGALEK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved