Wawancara Eksklusif

Cara Bupati Hendy Siswanto Atasi 'Piring Pecah' di Jember, Kini Hubungan dengan DPRD Asyik

Berikut ini cara Bupati Hendy Siswanto atasi 'Piring Pecah' di Jember. Kini Hubungan Bupati dengan DPRD sangay asyik.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Tri Mulyono
SURYA.CO.ID/SUGIHARTO
Bupati Jember Hendy Siswanto (kiri) menerima cinderamata dari Direktur Pemberitaan Tribun Network yang juga Pemred Harian Surya, Febby Mahendra Putra di Pendopo Kabupaten Jember, Kamis (1/4/2021). 

Kami datang ini diperintah oleh rakyat Jember. Kami pelayan masyarakat Jember. OPD sebagai alat untuk mewujudkan kepentingan masyarakat.

Kami juga membawa visi dan misi, seperti yang kami sampaikan dalam janji kampanye kami. Masyarakat mempercayakan itu kepada kami.

Sedangkan seluruh ASN itu harus loyal, profesional, juga punya attitude yang baik. Kalau menurut aturan, kami bisa (melakukan mutasi) itu enam bulan lagi (setelah dilantik).

Sementara itu, ada berbagai macam persoalan yang harus kami selesaikan, seperti untuk kegiatan (operasional) harian belum ada, gaji staf berlum terbayarkan, APBD tidak ada.

Ada 17 ribu lebih ASN Pemkab Jember belum bayaran (saat Hendy masuk sebagai bupati).
Kemudian muncul pertanyaan, kapan visi dan misi kami bisa terlaksana. 

Kira-kira apa yang harus Bapak lakukan terlebih dahulu. Kalau kami adalah urusan perut dulu, Pak.

Gaji ASN harus segera dibayarkan, supaya mereka bisa bekerja dan melayani. Karenanya, saya minta semua OPD membuat hitung-hitungan data dan anggaran yang dibutuhkan untuk membayar karyawan di OPD-nya. 

Cara paling elegan menurut saya adalah mem-Plt-kan semua pejabat. Karena Plt ini tidak lama, hanya dua-tiga bulan.

Setelah semua Plt, kami langsung bekerja dan hanya dalam waktu satu hari, persoalan data pembayaran ASN itu sudah selesai. 

Ternyata itu lebih efektif. Dan kami tegaskan, dalam pidato saat memberikan SK Plt kepada teman-teman, kami tegaskan kalau kami tidak punya niat yang tidak baik kepada pejabat Pemkab Jember.

Ketika itu, kami kumpulkan di pendapa ini. Kinerja Plt harus bagus. Jika bagus nanti akan diteruskan (jabatannya), jika tidak ya maka di-kick. 

Saat itu, juga saya tegaskan kalau prioritas adalah membayarkan gaji para ASN (baik PNS, PPPK, atau pegawai tidak tetap/guru tidak tetap). 

Kemudian persoalan perut lain adalah APBD. Pemerintahan ini selama dua tahun berturut-turut tidak punya uang (Perda APBD), ini harus segera diselesaikan juga. 

Jadi Plt itu bukan dalam rangka bersih-bersih, membersihkan orang dari rezim lama?

Halaman
1234
Sumber: Surya Cetak
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved