Breaking News:

Berita Tuban

Profil Miliarder Baru Tuban yang Dapat Rp 18 M dari Pertamina-Rosneft: Beli 3 Mobil, Sisa untuk ini

Berikut ini profil miliarder baru Tuban, Siti Nurul Hidayatin, yang baru saja mendapatkan belasan miliar rupiah dari penjualan tanahnya untuk proyek k

surya/m sudarsono
Siti Nurul Hidayatin (32), miliarder baru warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, ditemui di rumahnya, Rabu (17/2/2021). Berikut profilnya. 

SURYA.co.id - Berikut ini profil dan biodata miliarder baru Tuban, Siti Nurul Hidayatin, yang baru saja mendapatkan belasan miliar rupiah dari penjualan tanahnya untuk proyek kilang minyak grass root refinery (GRR).

Nama Siti Nurul Hidayatin termasuk satu dari 225 warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang kini menjadi miliarder dari proyek kilang minyak GGR. 

Kisah Nurul dan ratusan warga Sumbergeneng ini terungkap setelah adanya video viral belasan mobil baru yang diangkut menggunakan truk towing tiba di desa setempat, Minggu (14/2/2021), sore. 

Ada 176 mobil baru yang dipesan warga Desa Sumbergeneng. 

Biodata Nissa Sabyan Penyanyi Gambus yang Kini Jadi Sorotan, Ternyata Asli Lumajang Jawa Timur

Biodata Athira Farina, Pilot yang Kecelakaan hingga Mobilnya Terbakar di Bali, Positif Covid-19 Juga

Siti Nurul Hidayatin yang ditemui wartawan surya.co.id  tak pernah menyangka tanahnya bakal dibeli dengan harga tinggi oleh Pertamina.

Tanah miliknya seluas 2,7 hektar dihargai Pertamina sekitar Rp 18 miliar, untuk pembebasan lahan. 

Uang yang diterima dari Perusahaan plat merah itu digunakan untuk beli tiga mobil, deposito, bangun taman pendidikan anak (TPA) dan usaha.

"Dua mobil yaitu innova dan HRV, lalu ada mobil pickup buat usaha. Bangun TPA dan Deposito juga," beber Nurul ditemui di rumahnya, Rabu (17/2/2021).

Siti Nurul Hidayatin (32), miliarder baru warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, ditemui di rumahnya, Rabu (17/2/2021).
Siti Nurul Hidayatin (32), miliarder baru warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, ditemui di rumahnya, Rabu (17/2/2021). (surya/m sudarsono)

Dia menjelaskan, jika uang yang didapat tidak melalui konsinyasi atau pengadilan, karena ia menerima di awal tanpa penolakan.

Agar uangnya terus berputar maka ia berencana akan membuat usaha guna keberlangsungan hidup.

Halaman
1234
Penulis: M. Sudarsono
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved