Berita Nganjuk

Pantesan Human Error Sebabkan Kecelakaan Bus Mira vs Innova Selorejo Nganjuk, Berikut Penjelasannya

Pantesan Human Error jadi penyebab Kecelakaan Bus Mira vs Innova Selorejo Nganjuk, Berikut Penjelasannya

Pantesan Human Error Sebabkan Kecelakaan Bus Mira vs Innova Selorejo Nganjuk, Berikut Penjelasannya
ist Facebook
Video kecelakaan di Nganjuk 

SURYA.co.id - Telah terungkap penyebab kecelakaan Bus Mira Vs Innova di Selorejo Nganjuk yang menewaskan tiga orang, Senin (9/9/2019) siang

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Kecelakaan Maut Bus Mira Vs Innova di Nganjuk Diduga Akibat "Human Error", penyebab kecelakaan Bus Mira Vs Innova di Selorejo Nganjuk itu adalah human error atau kelalaian manusia

Human error atau kelalaian manusia merupakan salah satu dari empat penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, seperti dikutip dari Gridoto dalam artikel 'Alamak! Ternyata Ini Penyebab Terjadinya Kecelakaan di Indonesia'

Faktor tersebut ternyata punya andil besar atas terjadinya berbagai kasus kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Pemicunya bisa karena kondisi fisik dan mental pengendara yang kurang baik, cara berkendara, buruknya kemampuan mengemudi, hingga pengaruh alkohol.

Kecelakaan maut Innova vs Bus Mira di Nganjuk Senin (9/9/2019), 3 orang tewas dan 1 luka berat.
Kecelakaan maut Innova vs Bus Mira di Nganjuk Senin (9/9/2019), 3 orang tewas dan 1 luka berat. (SURYA.CO.ID / Ahmad Amru Muis dan IST)

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Rifat Sungkar: "Human Error" Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Tertinggi', sebanyak 85 persen kecelakaan di jalan raya terjadi karena kesalahan manusia atau human error.

Duta Keselamatan Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan, Rifat Sungkar,mengungkap bahwa human error sering terjadi pada pengemudi berusia produktif (17-35 tahun).

Kata dia, hal ini pun sebenarnya bisa diminimalisir dengan melakukan perubahan mental bangsa dimulai dari generasi muda dengan usia belia.

Perubahan mental di generasi ini perlu dilakukan karena biasanya pada usia mudalah mereka memiliki mental state tidak mau kalah, cepat emosi dan ingin menjadi yang terbaik di antara teman-temannya.

Lebih dari itu, Rigat mengatakan, kadang anak muda juga sering salah persepsi dari keinginan untuk jadi yang terbaik.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved