Kakek 59 Tahun Berduaan di Kamar Bareng Remaja Lelaki. Aksi Mereka Dipergoki Nenek

Kakek 59 tahun mencabuli remaja lelaki umur 16 tahun. Akibatnya, pria itu diringkus unit PPA Polrestabes Surabaya setelah dipergoki nenek korban

Kakek 59 Tahun Berduaan di Kamar Bareng Remaja Lelaki. Aksi Mereka Dipergoki Nenek
surabaya.tribunnews.com/willy abraham
Pelaku kekerasan seksual terhadap remaja lelaki saat diamankan di Polrestabes Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang kakek 59 tahun mencabuli remaja lelaki umur 16 tahun. Akibatnya, pria itu diringkus unit PPA Polrestabes Surabaya

Kepada awak media, tersangka MSR mengaku sudah empat kali janjian bertemu dengan korban, RH yang masih berusia 16 tahun. RH sendiri adalah laki-laki.

Selama bertemu, mereka sering ngopi di warung kopi dan berenang. 

Kebetulan rumah tersangka dan pelaku masih satu desa.

Kemudian, tersangka janjian untuk berenang dan menjemput di rumah korban pada Minggu (18/8/2019). Saat itu, korban dan tersangka bertemu di rumah nenek korban yang berdekatan dengan rumah tersangka.

Nah saat di dalam ruang tamu, tersangka dan korban rebahan di kasur. Kemudian tersangka mengeluarkan ponsel dan menonton video porno bersama dan menutup pintu.

Ternyata, nafsu korban memuncak, kesempatan itu dimanfaatkan tersangka untuk melancarkan aksi bejatnya.

Kemudian, nenek korban yang curiga mengetuk pintu berulang dan meminta agar keduanya keluar. Setelah itu tersangka pamit pergi.

Pria berkacamata ini mengaku khilaf dan mengaku baru sekali melakukan perbuatan tersebut.

"Saya ajak nonton film porno dulu," ujar pria yang memiliki satu cucu ini sambil menutup wajahnya.

Sementara itu, Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menegaskan orang tua korban mendapati keduanya berada di dalam rumah nenek korban. Kemudian mendesak apa yang dilakukan keduanya di dalam rumah.

Tak berselang lama korban mengaku bahwa dirinya dipaksa untuk melayani nafsu tersangka.

Mendengar anaknya menjadi korban kejahatan seksual, orang tua korban langsung melaporkan peristiwa yang menimpa buah hatinya itu kepada polisi.

"Saat digedor neneknya, digedor dalam waktu yang lama korban dan pelaku keluar bersamaan, muncul kecurigaan dan keluarga mendesak kepada korban apa yang dilakukan, dan korban pun mengaku telah di cabuli oleh pelaku," jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kakek yang dua anak dan satu ini terancam dijerat dengan pasal 82 undang-undang nomor 35 tahun 2015 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara. 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved