Berita Probolinggo

Gunung Bromo Diprediksi Bersuhu 0 Derjat Celsius dan Diselimuti Es di Agustus, Amankah untuk Wisata?

Bagi wisatawan Gunung Bromo jangan kaget semisal melihat embun beku atau bun upas atau forst saat berwisata di kawasan pegunungan indah di jawa Timur.

Gunung Bromo Diprediksi Bersuhu 0 Derjat Celsius dan Diselimuti Es di Agustus, Amankah untuk Wisata?
Tribun Jateng
Wisata keindahan sunrise Gunung Bromo yang berada di Jawa Timur memang sudah tidak diragukan lagi. Rasa lelah dan udara dingin yang menusuk tulang selama perjalanan terbayar setelah sampai di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang berada di Kabupaten Pasuruhan, Jawa Timur. TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka 

SURYA.co.id | PROBOLONGGO - Bagi wisatawan Gunung Bromo jangan kaget semisal melihat embun beku atau bun upas atau forst saat berwisata di kawasan pegunungan indah di jawa Timur.

Embun beku ini bisa memapar hamparan lautan pasir, pepohonan hingga padang rumput di kawasan yang masuk dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini.

Subur Hari Handoyo, Kepala Resort Tengger Laut Pasir, mengatakan, forst atau embun beku atau yang akrab dikenal sebagai bun upas, bagi kalangan warga tengger ini merupakan fenomena alam.

Subur menyebut, fenomena forst ini merupakan siklus musim yang terjadi setiap tahunnya. Bahkan, ini bukan hanya terjadi sekarang, tetapi sudah bertahun - tahun sebelumnya.

"Setiap tahunnya pasti ada. Perkiraannya, bisa diantara bulan Juni - Agustus. Puncaknya biasanya Agustus. Kalau sekarang, embunnya masih tipis," katanya saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Jumat (21/6/2019).

Lautan pasir Gunng Bromo yang diseliumuti embun upas saat suhu dingin pada musim kemarau ini
Lautan pasir Gunng Bromo yang diseliumuti embun upas saat suhu dingin pada musim kemarau ini (Istimewa)

Subur menerangkan, saat ini suhu di Bromo, masih dikisaran 5 - 10 derajat celcius. Nah, di bulan Agustus , diperkirakan suhu bisa mencapai 0 derajat celcius, bahkan bisa minus.

Tergantung, cuaca alam di sana. Nah, saat Agustus itu, embun beku ini semakin tebal. Jadi, bisa lerlihat kristal - kristal seperti bongkahan es salju.

"Masih aman dikunjungi. Kalau mau berkunjung dan mendapatkan hasil maksimal, kisaran pukul 01.00 - 05.30. Silahkan turun ke savana atau lautan pasir. Pasti akan ketemu dengan embun beku ini. Pokoknya jangan sampai matahari terbit, kalau siang sudah tidak ada," jelasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved