Bom Surabaya
Waspada! Orang Australia Sebut Dalang Bom Surabaya Bukan Dita, AU Belum Tertangkap
Dita Oeprianto awalnya diduga kuat sebagai pimpinan aksi bom bunuh diri sekaligus operator di lapangan.
Pada Minggu (13/5/2018) di Surabaya, Tito juga mengatakan, "Saya sudah minta Bapak Panglima TNI, beliau kirimkan kekuatan untuk lakukan operasi bersama melakukan penangkan sel-sel JAD dan JAT yang diduga akan melakukan aksi," kata Tito.
Menurut Tito, penindakan terhadap terduga terorisme akan terus dilakukan.
"Saya perintahkan lanjut, ndak boleh berhenti. Kalau berhenti kita kasih nafas mereka dan mereka akan bergerak lagi," kata Tito.(TribunSolo.com/Noorchasanah A/Tribunnews.com)
Baca: Tak Ada Keluarga Temani Anak Pengebom Polrestabes Surabaya, Ia Hanya Mau Berbicara dengan Sosok Ini
Baca: Sempat Diduga Teroris dan Dibawa Densus 88 di Malang, Arifin Minta Nama Baik Dipulihkan
Baca: Terlantar, Keluarga Pelaku Bom Surabaya-Sidoarjo Tak Mau Akui dan Ambil Jenazah
Baca: FOTO-FOTO Anak-anak Pelaku Bom di Surabaya Bikin Trenyuh, Lewati Masa Kritis, Butuh ini