Selasa, 14 April 2026

Pilkada 2018

Begini Cara Relawan Perjuangan Anak Bangsa Surabaya Dukung Gus Ipul dan Mbak Puti

Relawan yang tergabung dalam Perjuangan Anak Bangsa Surabaya (PABS)menyatakan dukungan untuk Gus Ipul. Begini cara mereka mendukung.

surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Seorang pekerja mencetak kaos bertuliskan AKU PUTI 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gelombang dukungan kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno terus berdatangan.

Kali ini giliran sejumlah relawan yang tergabung dalam Perjuangan Anak Bangsa Surabaya (PABS) yang melakukan langkah serupa.

Koordinator PABS, Kusnan Hadi, menyebut ada beberapa alasan pihaknya menetapkan pilihan terhadap pasangan yang akrab disapa dengan Gusti (Gus Ipul dan Mbak Puti) ini.

Pertama PABS menilai kepemimpinan Gus Ipul selama menjadi Wakil Gubernur Jatim pendamping Gubernur, Soekarwo, telah berhasil.

"Saya melihat etos kerja kepemimpinan Gus Ipul selama sepuluh tahun. Dari sana, kami ingin ikut serta memenangkan beliau," ujar Kusnan ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (7/3/2018).

Kedua, adanya figur Puti Guntur Soekarno yang menjadi pendamping Gus Ipul dinilai sebagai figur yang pas mewakili kaum nasionalis.

"Kami juga merupakan penggemar dari Bung Karno (Presiden pertama RI, Ir Soekarno, kakek Puti Soekarno)," urai Kusnan.

Untuk merealisasikan dukungan tersebut, pihaknya lalu berinisiatif dengan membuat kaus.

Kaus tersebut dibuat tidak dengan mengandalkan uang dari kandidat melainkan dengan iuran para anggota.

"Cara kami mendukung seperti apa? Dengan cara kami sendiri. Yakni, dengan iuran seluruh relawan kami mencetak kaus dengan kualitas baik," lanjutnya.

Berbeda dengan kaus yang kampanye yang 'biasanya'. Kaus yang dicetak PABS memiliki tiga model yang ikonik. Misalnya kaus berwarna merah bertuliskan dua kata, 'Aku Puti' yang terletak di muka kaus.

Kaus ini disiapkan dengan dua model, lengan panjang dan lengan pendek.

Menariknya, karena kualitas kaus yang dicetak cukup optimal, ternyata banyak para penggemar Gusti yang mau untuk membeli. Tak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai ratusan.

"Untuk cetak pertama, kami mencetak 300 kaus. Ternyata langsung habis dipesan sama-sama teman-teman. Saat ini kami cetak ulang 500 kaus," urainya.

Dari hasil penjualan kaus tersebut, pihaknya akan menggunakan uang ini untuk kembali mencetak kaus serupa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved