Rabu, 29 April 2026

Road to Election

Maju Pilwali Kota Madiun, Bunda Anie Carera Tunggu Rekom Gerindra

Anie Carera, penyanyi pop yang terkenal tahun 90-an, berencana maju sebagai calon Wali Kota Madiun dalam Pilkada Serentak 2018 mendatang.

ist
Anie Carera berencana maju dalam Pilwali Madiun dan sedang menanti rekomendasi Gerindra 

SURYA.co.id | SURABAYA – Anie Carera, penyanyi pop yang terkenal di era tahun 90-an, berencana maju sebagai calon Wali (Cawali) Kota Madiun dalam Pilkada Serentak 2018 mendatang.

Saat ini, perempuan yang punya nama lahir Tri Nuryani itu sedang berupaya untuk memperoleh rekomendasi dari Partai Gerindra.

Anie mengaku, sejauh ini sudah ada pembicaraan yang positif dari Partai Gerindra terkait rencananya tersebut. Dalam jangka waktu dekat dia juga berencana terbang ke Jakarta untuk melanjutkan pembicaraan perihal pencalonannya tersebut.

“Minggu-minggu ini saya akan ke Jakarta untuk membicarakan mengenai rencana pencalonan saya. Sebelumnya memang sudah ada pertemuan di sana dan membahas hal tersebut. Sejauh ini, responsnya cukup positif,” kata perempuan yang akrab dipanggil Bunda Anie itu saat ditemui Surya di sela kunjungannya ke Surabaya, Rabu (27/12).

Perempuan berjilbab ini menyebut, selain dukungan dari Gerindra, dia juga sedang berupaya mendapatkan dukungan dari beberapa partai politik lainnya. “Saya juga berharap bisa mendapat dukungan dari Demokrat dan Golkar,” tambahnya.

Terkait nama pendamping yang akan menjadi wakilnya, perempuan asli Madiun kelahiran 1 Juni 1969 itu mengaku belum mendapat gambaran. “Belum sampai berpikir ke arah sana. Setelah mendapatkan rekomendasi, baru akan membicarakan figur (calon wakil) yang tepat,” sebutnya.

Bangun Madiun

Bagi Bunda Anie —yang sudah 28 tahun menjadi karyawati di BRI (Bank Rakyat Indonesia), itikadnya untuk ‘nyemplung’ ke politik ini bukanlah yang pertama.

Pada Pilkada 2013 lalu, dia sempat diusung menjadi calon wakil wali kota Madiun untuk mendampingi Sutopo. Pasangan ini didukung oleh Partai Hanura, Partai Demokrasi Pembaharuan, dan Partai Damai Sejahtera.

“Jadi, ini bukan yang pertama saya berkecimpung di dalam politik, khususnya pilkada,” imbuh dia.

Bunda Anie mengatakan, saat ini dia ingin maju menjadi Wali Kota Madiun, karena didorong oleh keinginan untuk menjadikan Kota Madiun lebih maju di bawah kepemimpinan yang bersih. Selain itu, dia juga ingin meruntuhkan ‘politik dinasti’ yang selama ini terjadi di Kota Madiun.

Sejauh ini, keinginannya tersebut sudah mendapat dukungan dari Gerindra, meski baru sebatas dukungan lisan.

Kota Madiun yang lebih maju seperti apa?

Ditanya demikian, Bunda Anie mengatakan bahwa Madiun adalah kota kecil yang selama ini minim potensi. Walau begitu, dia melihat masih banyak hal yang bisa dikembangkan dari kota tersebut.

“Sejak saya kecil, kok saya merasa tidak melihat banyak perubahan di Kota Madiun,” ucap Bunda Anie.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved