Selasa, 21 April 2026

Pilgub Jatim 2018

Demokrat Usulkan Wakil Bupati Ngawi sebagai Pendamping Khofifah, Siapa Dia?

Ada sejumlah alasan, Demokrat Jatim akhirnya ikut memasukkan nama anak mantan bupati Ngawi, Harsono ini.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
surya/bobby constantine koloway
Wakil Bupati Ngawi, Oni Anwar Harsono, saat mengikuti acara bakti sosial beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Peluang Partai Demokrat untuk merapat ke kubu bakal calon Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa makin menguat.

Bahkan partai berlambang mercy ini telah menyiapkan bakal calon wakil gubernur yang akan ditunjuk sebagai pendamping perempuan yang kini masih menjabat Menteri Sosial RI ini.

Berdasarkan penjelasan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio, pihaknya telah mengusulkan nama Wakil Bupati Ngawi, Oni Anwar Harsono sebagai bacawagub pendamping Khofifah.

Ada sejumlah alasan, Demokrat Jatim akhirnya ikut memasukkan nama anak mantan bupati Ngawi, Harsono ini.

Pertama, perkembangan dinamika politik yang ada, pihaknya harus mencari lawan seimbang yang dapat mengimbangi pasangan yang telah lebih dahulu mengumumkan diri, Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas.

"Pengumuman pasangan ini mau tidak mau menjadi salah satu pertimbangan kami dalam memilih figur calon wakil gubernur," sebut Renville.

Dia menyatakan hal itu dalam diskusi politik Bincang Pilgub Jatim dalam Rangka Launching Konferwil Isnu Jatim IV di Surabaya, Senin (16/10/2017).

Demokrat menilai perlu mencari pasangan yang bukan berasal dari basis pemilih Gus Ipul-Anas yang berasal kombinasi pemilih tapal kuda-arek.

Menurut Renville, Khofifah yang merupakan politisi asal Surabaya, bisa dikombinasikan dengan figur dari wilayah Mataraman.

"Oleh karena itulah, kami menilai figur Pak Oni sebagai sosok yang pas mewakili kader Demokrat dari daerah Mataraman," jelas anggota DPRD Jatim ini.

Selain itu, Oni yang juga baru berusia 38 tahun, juga merupakan kader muda Demokrat.

"Kalau Pak Anas disebut mewakili generasi muda yang milenial, maka Demokrat punya Pak Oni," ujar Renville.

"Hal ini pula yang membuat kami menyandingkan Pak Oni dengan ayahnya, Pak Harsono (mantan Bupati Ngawi) sebagai sama-sama nominator cawagub dari Demokrat," tambah Renville.

Terakhir, figur Mataraman dinilai Demokrat sebagai calon pemimpin yang bisa mengorganisir budaya Jatim dibanding dengan calon dari wilayah tapal kuda.

"Perlu ada yang bisa menangani budaya asli Jatim, seperti campur sari dan wayang kulit," lanjutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved