Berita Ngawi

Pembantaian Satu Keluarga di Ngawi - Sumiyati Masih Kritis Setelah Dibacok Calon Menantu

Insiden pembacokan satu keluarga di Dusun Kapungan, Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi berujung tragis.

facebook
pembantaian 

SURYA.co.id I NGAWI - Insiden pembacokan satu keluarga di Dusun Kapungan, Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi berujung tragis.

Neny Agustin (17), pacar atau calon istri pelaku meninggal dengan luka bacok yang serius pada lehernya. 

Neny meninggal setelah dirawat beberapa jam di Rumah Sakit Attin Ngawi, Selasa (26/7/2017).

Korban meninggal lantaran mengalami luka bacokan yang serius pada lehernya. 

Sementara hingga Rabu (27/9/2017), Ibu Neny Agustin, Sumiyati (45) dirawat di RSU Ngawi.

Sumiyati masih kritis setelah dibacok calon menantunya, Mahmudi (30) saat datang hendak melamar korban.

"Sampai saat ini ibu korban masih kritis. Kami belum bisa mengambil keterangan ibu korban untuk mengetahui penyebab Mahmudi nekat menghabisi nyawa calon istri dan keluarganya," ujar Kapolsek Jogorogo, AKP Budi Cahyono yang dihubungi Kompas.com, Rabu ( 27/9/2017).

Menurut Budi, Sumiyati mengalami luka pada bagian leher sebelah kiri dan jari telunjuk kiri putus.

Sementara kondisi kakek dan tetangga korban yang juga ikut dibacok sudah berangsur-angsur pulih.

Mengenai motif pembacokan yang dikabarkan karena lamaran Mahmudi mempersunting Neni ditolak keluarga, Budi belum bisa memastikannya.

Halaman
12
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved