Berita Pasuruan

Cerita Ibu Remaja yang Tewas Separo Telanjang di Pasuruan : Dia Memang Jarang Pulang. . .

Remaja korban pembunuhan di Pasuruan itu sering ikut trek-trekan teman-temannya dan jarang pulang ke rumah. Seperti ini cerita sang ibu...

Cerita Ibu Remaja yang Tewas Separo Telanjang di Pasuruan : Dia Memang Jarang Pulang. . .
surya/galih lintartika
Mayat separo telanjang yang ditemukan di areal persawahan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Selasa (26/9/2017) siang. 

SURYA.co.id | MALANG - Rumah korban pembunuhan di areal persawahan Purwodadi, Pasuruan, EPN (16) di Dusun Kalisuko Desa Sumber Suko, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (27/9/2017) terlihat ramai.

Terlihat tenda sederhana dipenuhi tetangga dan saudara di depan rumah EPN.

Di dalam rumah hanya ada sang ibu, Indra Kusmantrini dan sang nenek, Titik Kusmaherni.

Wajah mereka terlihat sedih dengan mata merah berkaca-kaca.

Meski begitu, Indra terlihat tegar saat menyalami dan menyambut kedatangan para tetangga.

Baca: Remaja 16 Tahun yang Tewas Itu Ingin Jadi Polwan, Lulus SMP Malah Ogah Lanjutkan Sekolah

Kepada SURYA.co.id, ibu dua anak itu menceritakan keseharian putri sulungnya itu selama hidup.

"Memang sering ga pulang. Bahkan pernah sampai 2 bulan tidak pulang ke rumah dan tidak izin," ceritanya.

Ibu korban, Indra (kiri) dan nenek korban, Titik (tengah) di kediaman mereka, Sumbersuko Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Ibu korban, Indra (kiri) dan nenek korban, Titik (tengah) di kediaman mereka, Sumbersuko Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. (surya/neneng uswatun hasanah)

Putrinya yang merupakan lulusan SMP Maarif Lawang itu tidak mau melanjutkan sekolah dan sedang mencari kerja.

"Sempat kerja jaga toko di Pasar Lawang. Dia tidak mau sekolah lagi, ikut teman-temannya," lanjut Indra sambil menyalami para tetangga yang terus berdatangan.

Halaman
1234
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved