Berita Mojokerto
Tiga Truk Celaka Separah ini di Mojokerto, Bagaimana Nasib Sopirnya?
Kecelakaan yang melibatkan tiga dum truk terjadi di jalan poros Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto
Penulis: Sudharma Adi | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MOJOKERTO - Kecelakaan yang melibatkan tiga dum truk terjadi di jalan poros Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (22/10/2016).
Kecelakaan beruntun itu membuat satu sopir dum truk bernopol S 9717 UP tewas di tempat.
Sopir truk yang tewas itu adalah Jainul Maarif, warga Dusun Griting, Desa Karangjeruk, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto. Korban tewas seketika dengan tubuh remuk karena tabrakan keras dan terjepit di ruang kemudi.
Adapun satu penumpang truk lain dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watu Kosek Pasuruan karena mengalami luka serius dan satu penumpang lainnya luka ringan.
Menurut penjelasan sopir truk, Eko Widiyanto, peristiwa bermula ketika truknya yang bernopol KT 8561 MH sedang berhenti untuk membayar retribusi di portal. Namun tiba-tiba, pada waktu sama, ada dum truk besar menghantam dari belakang.
’’Saya kaget. Akibat tabrakan itu truk saya tiba-tiba terdorong ke depan,’’ ujarnya kepada wartawan, Sabtu (22/10/2016).
Usai tabrakan, dia lalu mengecek kondisi di belakang truk. Dia sangat kaget, karena selain benturan terbilang keras, truk yang dikemudikan Jainul Maarif bernopol S 9717 UP yang ada di belakangnya menancap ke bak truk miliknya.
Truk Jainul itu terdorong truk bernopol S 8099 UN yang dikemudikan Suyadi (52) warga Sidoarjo dari belakang.
’’Jadi, sebelum truk menabrak truk saya, sebelumnya sempat terdorong truk lain juga dari belakang,’’ katanya.
Tak pelak, sopir truk bernama Jainul tewas di lokasi dan satu sopir truk bernama Suyadi harus dirawat intensif di RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watu Kosek Pasuruan karena mengalami luka serius.
Adapun Eko hanya mengalami luka ringan. Itu setelah keduanya tergencet dan terjepit di ruang kemudinya masing-masing. ’’Kalau saya sempat terbentur kemudi, tapi hanya luka ringan,’’ ujarnya.
Tak hanya itu, dum truk bernopol S 8099 UN juga menyasar rumah milik warga. Itu setelah sopir tak bisa menguasai kemudinya, karena remnya diduga blong.
’’Ditambah lagi muatannya penuh, otomatis truk semakin berat,’’ tegasnya.
Sedangkan Sumantri, 32 pemilik rumah tak menjadi korban. Itu karena saat tabrakan terjadi, dia sedang di luar rumah. ’’Kaget juga. Saya pikir ada apa ramai-ramai di rumah saya, ternyata teras rumah kena tabrakan," katanya.
Sedangkan Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Ipda Bachtiar mengurai, kecelakaan beruntun ini diduga kuat karena rem dum truk bernopol S 8099 UN mengalami blong. Tak urung membuat sopir panik sehingga menghantam truk yang ada di depannya dan akhirnya terdorong ke dum truk di depannya lagi. ’’Apalagi kondisi jalan juga agak menurun,’’ ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-mojokerto-truk-hancur-kecelakaan-maut_20161022_212148.jpg)