Barita Madiun

Tim Gabungan Temukan Makanan Kadaluarsa Tetap Dijual

"Hasil temuan akan sita terutama makanan expired. Kami juga memberikan surat teguran ke pemilik toko untuk menarik semua makanan atau pun minman yang

Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
surya/sudarmawan
KADALUARSA - Sejumlah petugas gabungan Dikoperindagpar, Dinkes, dan Satpol PP Pemkab Madiun menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlahpasar tradisional dan toko modern hasilnya menemukan makanan kadaluarsa dan kemasan rusak masih dijual di sejumlah toko, Senin (13/07/2015). 

SURYA.co.id|MADIUN - Empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah, sejumlah oknum distributor makanan dan minuman tetap memanfaatkan tinggi permintaan terhadap komoditas menjelang lebaran itu.

Mereka terang-terangan mendistribusikan makanan dan minuman (mamin) kadaluarsa dan kemasan rusak ke sejumlah toko.

Beruntung mamin yang kadaluarsa masih dijual dan kemasan rusak masih ditawarkan ke pembeli itu, diketahui petugas gabungan Dinas Koperasi Industri Perdagangan dan Pariwisata (Dikoperindagpar), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satpol PP Pemkab Madiun yang melaksanakan inspeksi mendadak (sidak).

Salah satunya ke sejumlah toko di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun serta Pasar Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Hasilnya, petugas menemukan banyak makanan yang sudah kadaluarsa tetap dijual ke konsumen.

Bahkan petugas menemukan makanan ringan dalam kondisi kadaluarsa sejak Tahun 2014 kemarin.

"Hasil temuan akan sita terutama makanan expired. Kami juga memberikan surat teguran ke pemilik toko untuk menarik semua makanan atau pun minman yang tidak layak konsumsi itu. Baik yang sudah kadaluarsa maupun yang kemasannya rusak," terang Kasi Perlindungan Konsumen, Dikoperindagpar Pemkab Madiun, Suprijadi kepada Surya, Senin (13/07/2015).

Selain itu, Suprijadi meminta masyarakat dan konsumen tetap waspada mamin saat berbelanja kebutuhan lebaran.

Pihaknya meminta masyarakat dan konsumen tetap teliti sebelum membeli mamin. Apalagi semakin mendekati lebaran.

"Karena makin banyak oknum yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan momen lebaran ini. Kami minta konsumen kritis dan teliti sebelum membeli," imbuhnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved