Berita Gresik
Ternyata Benar, Ada 17 Warga Tiongkok Bermaksud Kerja di Gresik
TENAGA KERJA ASING. Di seluruh Gresik, tercatat total 375 orang. Itu yang resmi. Bagaimana yang ilegal?
Penulis: M Taufik | Editor: Yuli
Progress proyek yang meliputi project management, engineering, procurement, construction, dan commissioning sekarang ini sudah mencapai 82,05 persen atau secara umum sesuai dengan jadwal.
Proyek diperkirakan selesai dan beroperasi komersil pada akhir tahun 2017.
Tentang tenaga kerja asing, sejak beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan banyak kalangan. Terutama terkait keberadaan TKA illegal di berbagai daerah, sebagaimana disampaikan Disnaker Jatim.
Hingga Juli 2016, tenaga kerja asing di Jatim terhitung mencapai 3.460 orang. Sebagai salah satu pusat industri di Jawa Timur, Kabupaten Gresik menjadi salah satu tujuan penempatan TKA oleh berbagai perusahaan.
Catatan SURYA.co.id berdasarkan data Disnaker Gresik menyebutkan bahwa jumlah TKA di Gresik saat ini mencapai 375 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 48 orang TKA bekerja untuk Wuhuan Engineering Co. Ltd yang merupakan salah satu kontraktor proyek Amurea II milik PT Petrokimia Gresik.
Menurut Kepala Disnaker Gresik, Mulyanto, dari sekian banyak warga asing yang bekerja di Gresik, mayoritas berasal dari Tiongkok.
“Mereka tersebar di berbagai perusahan. Totalnya ada sekitar 112 perusahaan yang memperkerjakan tenaga asing secara resmi di Gresik,” kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/4-wna-dideprotasi_20160204_131900.jpg)