Breaking News:

Berita Gresik

Dinas Pemuda dan Olahraga Gresik Ngantor di Stadion Gelora Joko Samudro

Lima kedinasan baru di jajaran Pemkab Gresik akan mulai aktif, Senin (9/1/2017). Simak, ini kantor-kantor mereka.

Surabaya.tribunnews.com/M Taufik
Gelora Joko Samudro di Kabupaten Gresik. 

SURYA.co.id | GRESIK – Lima dinas baru di Pemkab Gresik dijadwalkan mulai aktif, Senin (9/1/2017).

Namun, dipastikan bahwa hari pertama dinas-dinas itu menempati kantor baru, bakal dimanfaatkan untuk kordinasi atau melakukan sejumlah persiapan.

Artinya, mereka masih butuh waktu untuk benar-benar efektif.

Dari data yang ada di Pemkab Gresik, Dinas Kominfo bakal menempati kantor bekas PHI (Pengadilan Hubungan Industrial), Dinas Pertanahan menempati kantor eks Dinas Peternakan di Randuagung, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman menempati kantor lama Dinas Pekerjaan Umum, sedangkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tetap di kantor lama Jalan Jaksa Agung Suprapto.

“Khusus untuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), rencananya akan berkantor di kompleks Stadion Gelora Joko Samudro (GJS),” ungkap Kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono.

Namun, rencana ngantor di stadion itu sepertinya belum bisa dilakukan sejak Senin (9/1/2017).

Rencananya, dinas baru yang merupakan pecahan dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) ini baru akan mulai memanfaatkan beberapa ruangan di GJS pada awal Februari mendatang.

“Ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan terlebih dulu sebelum ngantor di sana (GJS). Jadi, untuk sementara masih menempati kantor lama di Disbudparpora. Mungkin awal Februari baru resmi menempati kantor di GJS," kata Kepala Dispora, Jairuddin.

Mantan Camat Kebomas ini menjelaskan, Sabtu (7/1/2017) kemarin pihaknya bersama Bupati Sambari Halim Radianto sudah melihat-lihat kompleks Stadion GJS.

Mereka melihat langsung kondisi lapangan, dan mencari lokasi yang paling tepat untuk digunakan sebagai kantor.

Selain lokasi kantor, berbagai persiapan juga perlu dilakukan lima dinas baru tersebut untuk memulai aktifitasnya. Untuk yang menempati kantor lama, dirasa lebih mudah karena fasilitas dan sebagainya sudah ada. Tapi yang ngantor di tempat baru, tentunya butuh berbagai perlengkapan penunjang. Seperti meja, almari, kursi, dan sebagainya.

Demikian halnya terkait staf atau pegawainya, juga masih perlu dilakukan penataan lebih detail. Lagi-lagi, dinas yang benar-benar baru yang butuh waktu lebih untuk penataannya.

“Untuk Kominfo, sebagian besar stafnya diambil dari PDTI dan Infokom Dishub. Sementara Dispora, dari bidang dispora ketika masih jadi satu dengan Disbudparpora,” urai Suyono.

Yang paling mudah adalah Dinas Perpustakaan, karena hanya naik status. Sementara Dinas Pertanahan dan Kawasan Pemukiman, butuh utak-atik lebih lantaran benar-benar baru.
“Perkiraan sementara, staf untuk dinas ini diambil dari Subbag Pertanahan di Bagian Umum serta diambilkan dari beberapa SKPD lain. Yang jelas, BKD telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mencuupi kebutuhan SDM di masing-masing instansi,” tandasnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved