Buka Gerai Baru di Gresik, Haraku Ramen Bidik Konsumen Generasi Perintis hingga Keluarga
Haraku Ramen resmi membuka outlet terbarunya di Gresik, untuk memperkuat ekspansi di wilayah Jawa Timur.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: irwan sy
Ringkasan Berita:
- Haraku Ramen resmi membuka outlet di Gresik sebagai gerai ke-20 nasional dan memperkuat ekspansi di Jawa Timur.
- Jawa Timur dipilih karena ekosistem ekonomi dan industri F&B yang kuat serta pasar kuliner yang luas.
- Haraku Ramen menyajikan ramen halal ala Jepang dengan cita rasa lokal, harga Rp25–50 ribu, menyasar kelas menengah.
- Pembukaan di Gresik dimeriahkan promo buy one get one dan menu favorit Spicy Chicken Karaage Bara Ramen.
SURYA.co.id, SURABAYA - Haraku Ramen resmi membuka outlet terbarunya di Gresik, Jawa Timur.
Kehadiran gerai ini sekaligus menjadi outlet ke-20 Haraku Ramen secara nasional dan memperkuat ekspansi di wilayah Jawa Timur.
Baca juga: Bara Ramen, Menu Baru Haraku Ramen Surabaya dengan 5 Level Kepedasan yang Bikin Menyala
Marketing Manager Haraku Ramen, I Dewa Gede Ari, mengatakan Jawa Timur dipilih karena memiliki ekosistem ekonomi serta perkembangan industri food and beverage (F&B) yang kuat.
Melalui pembukaan gerai di Gresik, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman menikmati ramen halal yang nikmat dan terjangkau, tanpa harus pergi jauh ke Surabaya.
Menu-menu andalan disiapkan untuk menemani momen sederhana namun bermakna, dari makan bersama keluarga.
“Sebetulnya di Jawa Timur, Haraku Ramen sudah hadir di empat lokasi, yaitu Surabaya, Sidoarjo, Malang, dan sekarang Gresik. Ini merupakan outlet ke-20 secara nasional,” ujar I Dewa Gede Ari kepada SURYA.co.id di Icon Mall Gresik, Senin (19/1/2025).
Ia menilai kuliner khas Jawa Timur tidak hanya dikenal di daerahnya, tetapi juga memiliki pengaruh besar di tingkat nasional.
“Kami melihat Jawa Timur dari segi ekosistem ekonomi dan denyut F&B-nya sangat kuat. Makanan Jawa Timur tidak hanya terkenal di Jawa Timur saja, tetapi juga Indonesia. Karena itu penting bagi kami hadir di sini. Kalau masyarakat Jawa Timur suka, biasanya akan diterima juga di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Disesuaikan Selera Lokal
Berbicara tentang ramen, hidangan ini dipercaya mulai dikenal luas di Jepang pada awal abad ke-20, terinspirasi dari mi gandum yang dibawa oleh imigran Tiongkok dan kemudian berkembang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya makan Jepang.
Seiring waktu, ramen berevolusi dengan berbagai teknik, kuah, dan topping yang khas di tiap daerah.
Melalui Haraku Ramen, lanjut Ari, teknik dan karakter ramen ala Jepang tetap dijaga, namun disesuaikan dengan selera lokal Indonesia.
Dengan harapan setiap mangkuk ramen yang disajikan dapat menghadirkan rasa nyaman di perut dan di lidah, tanpa menghilangkan identitas rasanya yang khas.
Dari sisi harga, Haraku Ramen menyasar segmen kelas menengah dengan rentang harga yang terjangkau.
“Harga ramen kami mulai dari Rp25 ribu hingga Rp50 ribu. Secara ekonomi, masyarakat di sini sudah mampu dan menikmati ramen dengan harga Haraku,” katanya.
| KPK Tangkap 16 Orang dalam Giat OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo |
|
|---|
| PKS Jatim Mulai Konsolidasi Internal demi Pasang Target Tinggi di Pemilu |
|
|---|
| Faktor Penyebab Volume Penumpang KA di Stasiun Mojokerto Melonjak di Lebaran 2026 |
|
|---|
| DPRD Jatim Desak Reklamasi di Gersik Putih Sumenep Dihentikan, Ada Penolakan Warga |
|
|---|
| UPDATE 16 Orang Terjaring OTT KPK Termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo |
|
|---|