TOPIK
Stop Bus Kebut Kebutan
-
@portalSURYA - Akibat peristiwa ini jalur provinsi dari dua arah di lokasi kecelakaan terjadi kemacetan hingga beberapa jam.
-
Mereka yang melawan arus ini, sering membuat pengemudi, termasuk kami pontang-panting
-
Disisi lain, masyarakat berpendapat bahwa kendaraan besar seperti bus selalu dalam posisi salah.
-
Dalam kondisi jiwa yang tertekan di tengah rasa bersalah, keluarga memberi kekuatan.
-
Juga sempat sakit hati karena perusahaan yang mestinya mendampingi proses hukum, justru malah memecatnya.
-
Dia memacu hingga kisaran 80-90 kilometer/jam. Padahal, di lokasi kejadian terpampang rambu kecepatan maksimal kendaraan 40 kilometer per jam.
-
Sikap hati-hati dan tidak gampang emosi, menjadi modal utama para sopir.
-
Dengan sistem ini, berapapun hasil yang diperoleh, mereka tetap bisa pulang membawa hasil.
-
Dia dan ribuan sopir yang sehari-hari berjibaku di terminal, juga selalu berdoa bisa pulang dalam kondisi sehat.
-
Dalam kondisi normal dulu, ia dan para sopir, umumnya bisa istirahat 7 - 8 jam sebelum membawa balik kendaraan besarnya itu.
-
Pemeriksaan meliputi kondisi fisik bus. Mulai kondisi ban, rem, lampu, hingga kondisi kaca.
-
Razia inilah yang akan membuka mata manajemen untuk segera memperbaiki kelayakan armadanya.
-
Faktor psikologis sopir juga penting untuk mendapatkan sentuhan. Menurut Mustofa berbagai situasi di jalan bisa menyulut emosi.
-
Beberapa kompetensi dasar yang harus dimiliki sopir bus, di antaranya kemampuan bertanggungjawab terhadap keselamatan dan kenyamanan para penumpang
-
Penumpang yang tidak kebagian tempat, harus berdiri atau duduk setengah jongkok di dekat sopir.
-
Tak jarang, pengemudi motor mengumpat ketika sopir bus membunyikan klakson dan melaju memenuhi lajur kiri.
-
Saya juga menyoroti, kepemilikan armada yang bukan atas nama perusahaan. Kalau dulu, taksi yang pakai sistem ini.
-
Saya menyoroti, faktor yang tidak kalah penting adalah peran pemerintah sebagai regulator dan penanggung jawab infrastruktur.
-
Ini dilakukan, sebagai sanksi terhadap bus yang menyebabkan tujuh orang penumpang meninggal serta belasan penumpang lainnya luka-luka.
-
Tetap saja, para sopir yang menjadi tertuduh pertama. Sebab, merekalah yang terlihat di depan mata.
-
Tapi, satu hal yang pasti, dua kecelakaan berbeda itu sama-sama terkait kebut-kebutan.