PKL di Alun-alun Gresik Terdampak Harga Plastik Naik Drastis, Berharap Harga Kembali Turun
Pedagang Kaki Lima (PKL) di di Alun-alun Gresik mulai merasakan dampak dari kenaikan harga plastik yang melonjak drastis.
Penulis: Sugiyono | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Pedagang Kaki Lima (PKL) di di Alun-alun Gresik mulai merasakan dampak dari kenaikan harga plastik yang melonjak drastis.
- Pedagang plastik di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, mengatakan, kenaikan plastik sudah berlangsung selama sepekan lebih.
- Mereka hanya bisa berharap harga plastik dapat kembali turun, sebab plastik menjadi kebutuhan sehari-hari untuk PKL dan banyak bahan kebutuhan pokok dikemas dengan menggunakan kemasan plastik
SURYA.CO.ID, GRESIK - Pedagang Kaki Lima (PKL) di di Alun-alun Gresik mulai merasakan dampak dari kenaikan harga plastik yang melonjak drastis.
PKL penjual pentol misalnya, yang menggunakan kemasan produknya berupa kantong plastik, kini hanya bisa pasrah akibat kenaikan harga plastik.
Mereka hanya bisa berharap harga plastik dapat kembali turun, sebab plastik menjadi kebutuhan sehari-hari untuk membungkus pentol, Rabu (15/4/2026).
Para PKL dalam menjual barang dagangan kebanyakan menggunakan plastik untuk melayani pembeli. Seperti pentol dan es harus disajikan menggunakan plastik.
Mereka harus berhitung ulang untuk mendapatkan margin penjualan ketika tiba-tiba, sudah sepekan kemarin, harga plastik naik lebih dari 60 persen.
"Dulu plastik untuk bungkus pentol hanya Rp 8000, sekarang naik menjadi Rp 14.000. Dan plastik untuk menjual es, naik dari Rp 18.000 naik menjadi Rp 27.000," kata R (41), yang berjualan es dan pentol selama 23 Tahun.
Baca juga: Kabar Duka Dari Gresik Ulama Berpengaruh KH Moch. Chisni Umar Burhan Meninggal di Usia 70 Tahun
Berharap Harga Plastik Kembali Turun
Lebih lanjut R berharap, Pemerintah bisa menurunkan harga plastik, sebab akan berdampak pada harga lainnya. Seperti, besaran pentol yang berkurang dan daging juga semakin mahal.
"Jadi, semoga Pemerintah Pusat bisa mengendalikan harga plastik. Biar tidak berdampak pada kenaikan harga-harga lainnya," katanya.
Baca juga: Harga Plastik Terus Melonjak Naik, Pedagang dan PKL di Lamongan Kian Terjepit
Begitu juga disampaikan Zamroni, pedagang plastik di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, mengatakan, kenaikan plastik sudah berlangsung selama sepekan lebih.
"Kemungkinan, karena akibat perang di Timur Tengah, yang mengakibatkan harga biji plastik naik, sehingga plastik ikut naik. Kenikan sekitar 80 persen," kata Zamroni.
Dari kenaikan harga plastik tersebut, Zamroni juga berharap kepada Pemerintah Pusat untuk bisa menurunkan kembali harga plastik.
Sebab, dikhawatirkan akan berdampak pada kenaikan pada barang kebutuhan pokok.
Sebab, barang kebutuhan pokok dikemas dan dijual menggunakan plastik.
"Semoga, harga plastik segera turun. Sebab, akan berdampak pada kenaikan kebutuhan sehari-hari," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/harga-plastik-PKL-Gresik.jpg)