Kamis, 16 April 2026

Kabar Duka Dari Gresik Ulama Berpengaruh KH Moch. Chisni Umar Burhan Meninggal di Usia 70 Tahun

Kabar duka Gresik, KH Moch. Chisni Umar Burhan, ulama berpengaruh dan Mutasyar PCNU, wafat di usia 70.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
KABAR DUKA - KH Moch. Chisni Umar Burhan tutup usia. (Foto : PCNU Gresik) 
Ringkasan Berita:
  • KH Moch. Chisni Umar Burhan, Mutasyar PCNU Gresik, meninggal di Wonosobo, usia 70 tahun.
  • Almarhum dikenal aktif melindungi dokumen manuskrip NU dan karya Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari.
  • Jenazah akan disemayamkan dan dibawa ke Gresik, meninggalkan tiga anak dan keluarga besar NU.

 

SURYA.CO.ID SURABAYA- Kabar duka menyelimuti Kabupaten Gresik. Mutasyar PCNU Kabupaten Gresik, KH Moch. Chisni Umar Burhan tutup usia di Wonosobo, Rabu, 15 April 2026.

Almarhum yang merupakan Dewan Penasehat LFNU Gresik tersebut meninggal dunia pada usia 70 tahun. KH Moch. Chisni Umar Burhan merupakan salah satu ulama yang berpengaruh di Kabupaten Gresik, meninggal di Rumah sakit di Wonosobo, Jawa Tengah, sekitar 13.30 WIB.

Mustasyar PCNU Gresik

Kabar duka tersebar di beberapa grup WhatsApp, dan status warga Nahdliyyin.

Salah satunya dari keluarga almarhum, Imam Junaidi Kusumo, membenarkan kabar duka Mustasyar PCNU Gresik.

"Benar beliau (almarhum) meninggal di Rumah Sakit Wonosobo," ujarnya.

Baca juga: Kabar Duka Dari Jombang, Gus Lim Tutup Usia, Pendiri Pesantren Salafiyah Seblak

"Rencananya besok jenazah akan disemayamkan dan dibawa ke Gresik," sambung pria yang juga keponakan almarhum.

KH Moch. Chisni Umar Burhan dikenal aktif dalam kegiatan melindungi dokumen manuskrip masa pendirian NU. Terutama terkait surat atau tulisan-tulisan tangan dan kumpulan pidato yang disampaikan oleh Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari.

KH Moch Chisni merupakan Putra dari KH.M Umar Burhan (sekpri KH Hasyim As'ary) Bin H.Burhan (Bendahara NU Pertama) dan Cicit dari KH.M ZuBair (mustasyar NU pertama).

"Beliau meninggalkan 3 orang anak , Ahmad Zubair Abdul Qudus, Ahmad Burhani Abdul qudus, dan Mardiyatus Sa'diyah," imbuhnya. 

 

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved