Rabu, 3 Juni 2026

Program Bunda Puspa Gresik 2026 Jangkau 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan

Program Bunda Puspa Gresik 2026 diperluas ke 80 desa di 8 kecamatan untuk menekan kemiskinan, stunting dan memperkuat ekonomi perempuan.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Humas Pemkab Gresik
BUNDA PUSPA GRESIK - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat memberikan bantuan alat kepada perempuan usaha di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, beberapa tahun lalu.Pemerintah Kabupaten Gresik memperluas cakupan Program Bunda Puspa (Bantuan untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak) pada 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Gresik di Jawa Timur (Jatim) memperluas Program Bunda Puspa 2026 menjadi 80 desa di delapan kecamatan untuk mempercepat penurunan kemiskinan dan stunting.
  • Program ini fokus pada pemberdayaan perempuan melalui pelatihan usaha, akses permodalan, pendampingan pemasaran, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan keluarga.
  • Pendampingan peserta dilakukan bersama Universitas Ciputra Surabaya dan akan diperluas dengan melibatkan perguruan tinggi lokal di Gresik.

SURYA.CO.ID, GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik di Jawa Timur (Jatim) memperluas cakupan Program Bunda Puspa (Bantuan untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak) pada 2026.

Program unggulan dalam Nawa Karsa Gresik Seger itu, kini menyasar 80 desa di 8 kecamatan, sebagai upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan, stunting, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Perluasan program tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, saat membuka kegiatan pembekalan Tim Pelaksana Kegiatan Bunda Puspa di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Selasa (2/6/2026).

Menurut Washil, Bunda Puspa menjadi salah satu instrumen strategis Pemkab Gresik dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, melalui penguatan peran perempuan di tingkat keluarga dan masyarakat.

“Program Bunda Puspa merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Washil.

Perempuan Jadi Kunci Pembangunan Keluarga

Washil menegaskan, perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah karena berperan langsung dalam penguatan ekonomi keluarga, pendidikan anak hingga kesehatan rumah tangga.

Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan perempuan akan berdampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Jika ibu-ibunya kuat, maka desa dan kelurahan tersebut akan menjadi kuat,” katanya.

Karena itu, seluruh tim pelaksana diminta mengoptimalkan pendampingan, agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat penerima.

6 Target Utama Program Bunda Puspa

Pemkab Gresik menetapkan enam outcome utama yang menjadi sasaran Program Bunda Puspa 2026.

Target Program Bunda Puspa:

  • Meningkatkan pendapatan keluarga
  • Mengurangi jumlah keluarga miskin
  • Meningkatkan kualitas pendidikan anak
  • Memperbaiki gizi dan kesehatan keluarga
  • Mendorong kemandirian perempuan kepala keluarga
  • Memperkuat jejaring sosial dan budaya gotong royong

Untuk mencapai target tersebut, program tidak hanya memberikan pendampingan sosial, tetapi juga penguatan ekonomi keluarga melalui berbagai kegiatan produktif.

Pelatihan Usaha hingga Akses Permodalan

Program Bunda Puspa juga mencakup pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro, pendampingan pemasaran produk, serta fasilitasi akses permodalan dan koperasi.

Langkah tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas perempuan agar lebih mandiri secara ekonomi dan mampu menjadi penggerak kesejahteraan keluarga.

Selain itu, Pemkab Gresik terus memperkuat kualitas pendampingan melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved