Selasa, 28 April 2026

Dukung Program Gentengisasi Prabowo, Pemkot Surabaya Targetkan 3.242 Rutilahu pada 2026

Pemkot Surabaya memastikan siap mendukung program gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto. 

Surya.co.id/Humas Pemkot Surabaya
TINJAU PERBAIKAN RUMAH - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau proses perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) di Surabaya, beberapa waktu lalu. Pada 2026, Pemkot menargetkan dapat memperbaiki 3.242 unit rumah. 

Beberapa material modern tersebut bahkan memiliki tampilan menyerupai genteng konvensional, namun dengan bobot jauh lebih ringan. 

“Material UPVC itu secara visual tampilannya bisa seperti genteng juga. Jadi opsinya banyak,” katanya.

Aspek Keselamatan Bangunan

Iman juga menekankan pentingnya aspek keselamatan bangunan dalam setiap intervensi perbaikan rumah.

Genteng tanah liat maupun beton dinilai memiliki beban berat yang berpotensi meningkatkan risiko saat terjadi gempa.

“Kalau genteng tanah liat atau beton itu volumenya berat. Saat gempa, yang membahayakan adalah runtuhan bangunannya. Di beberapa daerah, bangunan ringan justru lebih disarankan karena risikonya lebih kecil,” jelasnya.

Program Gentengisasi Presiden Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto menggulirkan gagasan nasional bertajuk gentengisasi, yakni gerakan mengganti atap rumah dari seng menjadi genteng. 

Program ini disebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hunian, memperindah permukiman, sekaligus memperkuat citra Indonesia di mata wisatawan mancanegara.

Seng dianggap membuat rumah terasa panas, mudah berkarat, dan mengurangi nilai estetika lingkungan. Selain itu, seng juga dinilai menjadi simbol degenerasi. 

Prabowo menegaskan bahwa sulit mewujudkan wajah Indonesia yang indah jika atap rumah masih didominasi seng.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved