Jumat, 8 Mei 2026

Pembunuhan Mahasiswi di Pasuruan

Polda Jatim Buru Pelaku Lain yang Terlibat dalam Pembunuhan Mahasiswi di Pasuruan

Perkembangan kasus tersebut, memang sempat menyeret sosok Bripka AS sebagai pelaku atas kematian korban.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Luhur Pambudi
KEJAR PELAKU LAIN - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abas saat diwawancarai awak media di Lobby Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Surabaya, pada Kamis (18/12/2025) malam. Anggota Tim Jatanras Polda Jatim masih mengejar sosok pelaku lain dalam kasus kematian seorang mahasiswi asal Probolinggo, Faradila Amalia Najwa (21). 

Ringkasan Berita:
  • Anggota Tim Jatanras Polda Jatim mengejar pelaku lain dalam kasus kematian mahasiswi asal Probolinggo Faradila Amalia Najwa (21) yang jasadnya ditemukan di Kabupaten Pasuruan
  • Pelaku pembunuhan Bripka AS  ditangkap tak lama setelah jenazah korban ditemukan. Namun diduga masih ada pelaku lain yang ikut beperan
  • Pengejaran dilakukan hingga ke beberapa wilayah kabupaten kota di Jatim. 

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA-Anggota Tim Jatanras Polda Jatim masih mengejar sosok pelaku lain dalam kasus kematian seorang mahasiswi asal Probolinggo Faradila Amalia Najwa (21) yang tubuhnya ditemukan tergeletak di sungai sedalam sekitar lima meter kawasan Jalan Raya Purwosari, Kauman, Wonorejo, Pasuruan, pada Selasa (16/12/2025).

Perkembangan kasus tersebut, memang sempat menyeret sosok Bripka AS sebagai pelaku atas kematian korban.

  • Bripka AS merupakan Anggota Unit Intelkam Polsek Krucil Polres Probolinggo yang ditangkap tak lama setelah jenazah korban Faradila Amalia Najwa ditemukan.
  • Anggota Tim Jatanras Polda Jatim masih mengejar pelaku lain yang diduga kuat terlibat dalam kasus tewasnya korban.
  • Pengejaran dilakukan hingga ke beberapa wilayah kabupaten kota di Jatim. 

Baca juga: Hasil Otopsi, Banyak Lebam dan Memar di Tubuh Mahasiswi yang Dibunuh di Pasuruan

"Kami masih kembangkan. Masih pengejaran, mohon doanya," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, kepada awak media di Lobby Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, pada Kamis (18/12/2025) malam. 

Kasus Tak Berhenti Usai Penangkapan Bripka AS

Sebelumnya, Jules Abraham mengatakan, pengembangan kasus tersebut tidak berhenti pada penangkapan terhadap Bripka AS.

Karena, diduga masih ada pihak lain yang ditengarai terlibat dalam kasus tersebut. 

Sehingga, Anggota Tim Jatanras Polda Jatim, masih melakukan penyelidikan pengembangan untuk menangkan pihak lain yang diduga kuat terlibat. 

"Dari hasil penyelidikan sementara yang diduga masih ada pelaku lainnya. Jadi yang bersangkutan tidak melakukan sendirian terhadap tindak pidana yang terjadi," ujarnya saat di Balai Wartawan Mapolda Jatim, pada Rabu (17/12/2025). 

Baca juga: Sosok Faradila, Mahasiswi UMM Dibunuh Kakak Iparnya yang Polisi di Pasuruan, Ayah Ungkap Hubungannya

Oleh karena itu, Jules mengimbau masyarakat yang mengetahui duduk perkara kasus tersebut terutama sosok pelaku lain yang dimungkinkan terlibat, agar segera melaporkan ke markas kepolisian setempat. 

"Warga masyarakat yang mengetahui terkait dengan peristiwa tersebut, dan terutama juga keberadaan pelaku lainnya agar menginformasikan kepada kami dari pihak kepolisian, baik di Polda, Polres maupun Polsek terdekat. Kami dari Polda Jatim juga memastikan akan memproses kasus ini secepat-cepatnya dan secara transparan," katanya. 

Disinggung mengenai proses hukum yang akan dijalani oleh Bripka AS, Jules mengatakan, proses hukum secara pidana bakal diterapkan terlebih dulu terhadap Bripka AS, sebelum proses hukum etik Polri. 

"Jadi pidana harus kita tuntaskan, kita selesaikan karena menyangkut juga personil Polres Kabupaten Probolinggo. Tentu kami harus menindaklanjuti secara transparan dan ngungkapnya secara tuntas dan secepat-cepatnya," pungkasnya. 

Diduga Ingin Menguasai Harta 

Sementara itu, dugaan motif pembunuhan korban FAN yang dilakukan oleh anggota Polsek Krucil Bripka AS ditengarai karena ingin menguasai harta. 


Bripka AS sendiri merupakan kakak ipar dari korban yang memang hubungan keduanya di mata keluarga korban sama sekali tidak harmonis. Begitu pun juga antara terduga pelaku dengan kakak sulung korban.


Faradila Amalia Najwa merupakan anak bungsu dari Pasangan Suami Istri (Pasutri) Ramlan (60) dan Siti (52). 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved