Rabu, 13 Mei 2026

Bangunan Ponpes di Sidoarjo Ambruk

Puing Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Dikumpulkan untuk Penyelidikan

Beton, balok-balok, plat, dan berbagai reruntuhan dibongkar dari lokasi kemudian diangkut menggunakan truk.

Tayang:
Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id/M Taufik
PUING – Petugas kepolisian saat membantu pengangkutan puing-puing reruntuhan gedung yang ambruk di kompleks Pondok Pesan Al Khoziny Sidoarjo. Puing reruntuhan itu diangkut ke TPA Griyomulyo, diamankan di sana untuk keperluan penyelidikan 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Evakuasi bangunan roboh di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny dilakukan menggunakan alat berat sejak Kamis (3/10/2025).

Beton, balok-balok, plat, dan berbagai reruntuhan dibongkar dari lokasi kemudian diangkut menggunakan truk.

Sedikitkan ada lima alat berat yang dikerahkan untuk proses evakuasi.

Sementara pengangkutan bongkahan atau puing-puing bongkaran, dilakukan menggunakan dump truck.

Baca juga: Sosok Doker Aaron yang Bertaruh Nyawa Demi Amputasi Santri di Balik Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Setidaknya ada 30 truk dikerahkan untuk pengangkutan ini.

“Tidak dibuang. Tapi dikumpulkan di TPA Griyomulyo di Jabon, Sidoarjo. Di sana, kita kumpulkan semua material bangunan atau puing-puing dari bongkaran ini di satu tempat. Lokasinya tidak bercampur dengan lokasi penumpukan sampah,” kata Kepala DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) Sidoarjo Bahrul Amig, Sabtu (4/10/2025).

Baca juga: BREAKING NEWS Jumlah Korban Meninggal Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Bertambah Jadi 14 orang

Menurut Amig, hal itu  dilakukan sesuai instruksi dari Polda Jatim.

Material bongkaran dikumpulkan di tempat tertentu untuk kepentingan penyelidikan terkait ambruknya bangunan tiga lantai yang mengakibatkan sejumlah korban meninggal dunia dan luka-luka tersebut.

“Benar, untuk proses penyelidikan. Dengan dilokalisir seperti ini, material tersebut aman atau tidak bakal rusak ketika dibutuhkan sebagai barang bukti,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyebut pihaknya sudah mengumpulkan berbagai file terkait peristiwa ini.

Baca juga: 4 Kendala Identifikasi Jasad Korban Ambruknya Gedung di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Mulai dari peristiwa ambruknya gedung dan beberapa dokumen lain seputar peristiwa itu.

Namun kapolda menyebut, pihaknya masih fokus dalam proses penyelamatan atau evakuasi korban.

Untuk upaya penyelidikan, bakal dilakukan setelah semua proses evakuasi selesai.

“Kita fokus urusan kemanusiaan ini dulu. Proses evakuasi masih terus berlangsung,” jawab Kapolda Jatim saat meninjau proses evakuasi di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Jumat (3/102025) sore.

Sejak proses evakuasi mengguakan alat berat belangsung, petugas kepolsian juga dikerahkan untuk membantu mengangkat puing-puing di sekitar area reruntuhan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved