Anggota DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas memandang potensi wisata yang dimiliki Malang Raya ini perlu terus ditingkatkan.
Kewaspadaan terkait potensi bencana sedianya harus ditingkatkan termasuk sosialisasi untuk pemahaman masyarakat
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni optimistis program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal berdampak besar terhadap penurunan stunting.
Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno menekankan pentingnya pendidikan karakter untuk membentuk generasi mendatang guna masa depan bangsa.
DPRD Jatim mendorong agar Pemprov atim membangun strategi baru dalam pelayanan kesehatan
Sekira 100 orang warga Surabaya berkumpul di Balai RW 7 Pogot Jaya Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kenjeran
Pendalaman dilakukan, terlebih belum ada undang-undang khusus yang mengatur praktik tersebut.
DPRD Jatim bersama Pemprov menggodok Raperda tentang Penyelenggaraan Pelindungan Perempuan dan Anak.
gagasan KMP di desa/kelurahan lahir sebagai solusi panjang rantai pasok serta untuk membuka lapangan pekerjaan.
Pembahasan Raperda Perubahan Kedua Peraturan Daerah Nomor 1/2019 Tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat
Talkshow sebagai rangkaian HUT Harian Surya ke-36 tahun ini, akan dihadiri sejumlah narasumber.
Pansus BUMD sebelumnya dibentuk oleh DPRD Jatim pada 3 November 2025 lalu melalui rapat paripurna.
Tren kecanduan game online pada anak yang meresahkan belakangan ini terus menjadi atensi Pemprov Jatim.
DPRD Jatim usulkan norma baru hubungan guru dan murid, agar guru tak was-was mengajar dan mencegah kriminalisasi di sekolah.
DPRD Jatim bahas Raperda baru untuk atasi judol, pinjol ilegal, sound horeg dan pangan tercemar, dengan dukungan penuh dari Pemprov Jatim
Anggota Komisi A DPRD Jatim, Sumardi, menjelaskan menguatkan literasi budaya tentu menjadi tantangan tersendiri di era digital seperti ini.
PDIP Jatim buka ruang besar bagi milenial dan gen-Z. Aspirasi anak muda dari RedTalks akan dibawa ke Konferda Desember 2025.
Ketum PBNU Gus Yahya mengklaim bahwa jajaran PWNU masih menginginkan ia tetap memimpin di tengah desakan untuk mundur.
Jika dalam waktu tiga hari tidak mengundurkan diri, Gus Yahya akan diberhentikan sebagai Ketua Umum PBNU.
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menegaskan saat ini tak akan mundur dari jabatannya meskipun mendapat desakan dari Syuriah.