Rupiah Tembus Rp17.870 per Dolar AS, Ekonom UB Ungkap Penyebab dan Dampaknya
Rupiah melemah hingga Rp17.870 per dolar AS. Ekonom UB menilai kondisi belum mengarah ke krisis seperti 1998.
Menurutnya, penguatan sektor keuangan, kemudahan investasi, pengendalian korupsi, serta stabilitas politik menjadi faktor penting untuk memperkuat kepercayaan pasar terhadap Indonesia.
“Investor tidak cukup hanya diberi pernyataan optimistis, tetapi juga perlu melihat bukti nyata melalui kebijakan yang konsisten dan memberikan kepastian hukum,” tegas Wildan.
Ia menambahkan, pergerakan dolar AS ke depan masih sangat bergantung pada dinamika global dan tingkat kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.
“Naik turunnya dolar tidak bisa diprediksi secara pasti. Itu tergantung kondisi global dan bagaimana kepercayaan investor terhadap Indonesia,” tandasnya.
Pelemahan rupiah saat ini, dinilai masih berada dalam kondisi yang dapat dikelola, namun membutuhkan stabilitas kebijakan dan kepercayaan pasar agar tekanan terhadap ekonomi domestik tidak semakin besar.
Rupiah Melemah
kurs dolar hari ini
Rupiah terhadap dolar AS
Ekonom Universitas Brawijaya
Wildan Syafitri
capital outflow
dampak pelemahan rupiah
harga BBM impor
krisis ekonomi Indonesia
Meaningful
Multiangle
| Macet Tahunan di Simpang Mengkreng, Ini Langkah Bupati Jombang Warsubi |
|
|---|
| Persebaya Makin Gacor, Kapten PSM dan Predator Gol Dewa United Dikabarkan Segera Merapat |
|
|---|
| Polisi Ringkus Wanita Terduga Penipu Travel Umrah Rp319 Juta, Sembunyi di Pasuruan |
|
|---|
| Pria Blitar Tewas Tertabrak KA Penataran di Perlintasan Wonocolo Surabaya |
|
|---|
| SMKN 1 Wonorejo Pasuruan Jadi Lokasi Program PNM Mengajar 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Dosen-Fakultas-Ekonomi-dan-Bisnis-Universitas-Brawijaya-Dr-rer-pol-Wildan-Syafitri.jpg)