Selasa, 5 Mei 2026

Perang Iran vs Israel Amerika

Iran Ajukan Proposal 14 Poin Tentang Perdamaian, Tapi Donald Trump Skeptis

Iran ajukan proposal 14 poin ke AS, termasuk hak nuklir dan mekanisme Hormuz. Trump skeptis, krisis kepercayaan jadi hambatan.

Tayang:
Editor: Adrianus Adhi
Surya.co.id
AMUNISI HABIS - Presiden AS, Donald Trump. 

Kebuntuan negosiasi terutama disebabkan oleh dua isu utama. Pengayaan uranium dan kontrol atas Selat Hormuz menjadi titik benturan.

Blokade de facto Iran terhadap selat merupakan respons atas serangan AS dan Israel. Sementara itu, AS juga memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Ketidakpercayaan dan Dampak Global

Menurut Paul Musgrave dari Universitas Georgetown, dikutip dari Tribunnews, Iran menunjukkan sedikit pelunakan. “Ada indikasi bahwa Iran mulai membuka ruang diskusi,” ujarnya.

Namun, Musgrave menegaskan perbedaan soal nuklir masih sangat jauh. “Presiden Trump bersikeras bahwa Iran harus menyerahkan kemampuan nuklirnya,” tambahnya.

Kenneth Katzman dari Soufan Center menilai krisis kepercayaan jadi hambatan utama. “Iran benar-benar tidak mempercayai Trump dan Amerika Serikat,” katanya.

Iran disebut enggan memulai diskusi penuh sebelum blokade dicabut. Hal ini memperlihatkan betapa rapuhnya fondasi diplomasi.

Analis Trita Parsi menilai kebijakan blokade AS justru memperburuk situasi. “Blokade ini menghambat kemajuan diplomatik,” ujarnya.

Parsi juga menyoroti dampak ekonomi global. Harga minyak disebut lebih tinggi dibandingkan saat perang berlangsung aktif.

Meski gencatan senjata masih berlaku, situasi lapangan tetap tegang. Korps Garda Revolusi Iran menyatakan tetap dalam siaga penuh.

Hal ini menandakan potensi eskalasi kapan saja. Dunia menunggu apakah diplomasi akan menang atau konflik kembali meledak.

Poin-poin utama yang diajukan Iran:

  • Jaminan tidak ada serangan di masa depan.
  • Penarikan pasukan AS dari sekitar Iran.
  • Pencabutan sanksi ekonomi dan pembebasan aset.
  • Ganti rugi perang dan mekanisme baru Selat Hormuz.
  • Hak pengayaan uranium sesuai NPT.
Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved