Berita Viral
BGN Sampai Cek Langsung Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Ternyata Ini Risiko dan Bahayanya
Badan Gizi Nasional (BGN) sampai turun tangan cek langsung ompreng MBG yang diduga mengandung minyak babi. Ternyata ini risiko dan bahayanya.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Ahli gizi Olivia Gresya, S.Gz menjelaskan bahwa minyak babi tinggi kandungan lemak jenuh, yang dikenal sebagai salah satu jenis lemak tidak sehat, sehingga tidak disarankan dikonsumsi berlebihan.
Berdasarkan informasi dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu sendok makan (setara 12,8 gram) minyak babi mengandung sekitar 5,02 gram lemak jenuh.
Namun, ada juga kandungan lemak tak jenuh tunggal sebesar 5,8 gram dan lemak tak jenuh ganda sekitar 1,43 gram dalam takaran yang sama.
Menurut Olivia, ketika dipakai dalam proses memasak, lemak jenuh dalam kandungan minyak babi bisa menghasilkan makanan yang renyah di luar.
Sementara lemak tak jenuhnya memberikan tekstur yang lembut dan juicy.
“Kombinasi ini menciptakan mouthfeel (sensasi di mulut) yang kaya dan menyenangkan sehingga membuat makanan terasa lebih enak,” ujar Olivia kepada Kompas.com pada Kamis (5/6/2025).
Dalam proses memasak, ia mengatakan bahwa minyak babi juga bisa menghasilkan senyawa volatil yang memberikan aroma khas gurih.
“Ini memperkuat flavor alami dari bahan makanan, mirip dengan efek umami,” tambahnya.
Sayangnya, jika minyak ini dikonsumsi berlebihan, ada risiko munculnya berbagai gangguan kesehatan.
"Minyak babi sendiri mengandung lemak jenuh yang tinggi, di mana jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang bisa meningkatkan resiko penyakit, seperti stroke dan jantung," jelas Olivia.
Selain tinggi lemak, minyak babi juga mengandung 115 kalori per sendok makan dan tidak memiliki serat, menurut data USDA.
Ahli gizi Siloam Hospital ini lebih lanjut menjelaskan potensi bahaya konsumsi minyak babi berlebihan.
Sindrom metabolik
Sindrom metabolik merupakan kumpulan kondisi yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi, gula darah tidak stabil, kelebihan berat badan, dan kolesterol yang tak terkendali.
Olivia mengingatkan bahwa asupan lemak jenuh yang tinggi serta kalori berlebih dan rendahnya asupan serat bisa memicu hipertensi, peningkatan kadar trigliserida, lingkar pinggang membesar, dan gula darah tinggi (hiperglikemia).
berita viral
Badan Gizi Nasional (BGN)
Minyak babi
ompreng MBG
Makan Bergizi Gratis (MBG)
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
Besaran Gaji dan Tunjangan Anggota DPR Nafa Urbach yang Janji Akan Serahkan Semua Untuk Rakyat |
![]() |
---|
Rekam Jejak Salsa Erwina yang Gertak Ahmad Sahroni Usai Kabar Keluarganya Didatangi, Jabatannya Top |
![]() |
---|
Kondisi Terkini Puspita Aulia, Istri Ilham Pradipta Bos Bank Plat Merah Usai Suami Tewas Dibunuh |
![]() |
---|
Respons Santai Jusuf Kalla Soal Silfester Matutina Tak Segera Dieksekusi ke Bui: Urusan Hukum |
![]() |
---|
Gelagat RS Tersangka Penculikan Bos Bank Plat Merah Saat Digerebek Buat Polisi Emosi, Ini Perannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.