Berita Viral

Catatan Kriminal Dwi Hartono Otak Pembunuhan Bos Bank Plat Merah, Dipenjara 6 Bulan Gegara Ini

Terungkap catatan kriminal Dwi Hartono, tersangka otak pembunuhan bos bank plat merah di Jakarta, Muhammad Ilham Pradita.

Tangkap layar youtube Klan Hartono
CATATAN KRIMINAL - Dwi Hartono, Otak Pembunuhan Bos Bank Plat Merah. Ternyata Pernah Dipenjara 6 Bulan Gegara Kasus Ini. 

Total 15 tersangka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Ade belum bersedia membeberkan identitas pelaku utama, termasuk peran dari seseorang bernama Dwi Hartono yang diduga menjadi otak dari pembunuhan tersebut.

“Penyidik bekerja secara hati-hati dan proporsional. Kami masih mendalami peran masing-masing tersangka dan motifnya. Mohon bersabar karena proses pemeriksaan membutuhkan waktu,” jelas Ade Ary.

Sementara itu, kabar tentang penangkapan Dwi Hartono mengagetkan sejumlah pihak, termasuk teman-temannya di Jambi. 

Hal ini beralasan karena selama ini Dwi Hartono dikenal baik. 

Hartono, teman SMP Dwi Hartono di Jambi menganggapnya sebagai sosok yang dermawan.

"Saya temannya, namun saya kakak kelas dia, dan tahu sedikit sosoknya," ujarnya saat ditemui Selasa (26/8/2025).

Ia tak menyangka dapat kabar soal Dwi, pasalnya dia dikenal orang baik sejak kecil dan tak pernah berkelakuan macam-macam.

"Orangnya baik, dermawan, kalau ada acara suka memberi," ujarnya.

Selain itu ia sering mendatangkan artis ibu kota ke Rimbo Bujang untuk menghibur masyarakat.

Kata dia, Mas Dwi menghibahkan mobil nya untuk dijadikan ambulance untuk warga Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang.

"Iya, ada dia menghibahkan ambulans, dulu masih satu dengan Desa Tirta Kencana, sekarang udah mekar, Desa Mekar Kencana. Jadi ambulansnya sudah diserahkan oleh pihak Desa Tirta Kencana ke sini, karena mereka ada ambulans baru," ujarnya.

Setahu dia, Dwi Hartono memang beraktivitas di Jakarta rumah nya di Bogor, sedangkan rumah orang tua nya di Jalan Sapat, Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang.

"Iya sejak SMA hingga sekarang dia merantau," imbuhnya.

Di bagian lain, muncul dugaan, kejahatan itu dilakkan Dwi Hartono karena ambisinya yang sangat tinggi. 

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved