Penyebab Sering Beser dan Cara Mengatasi Inkontinensia Urine
Sering beser mengganggu tidur? Simak penjelasan dr Aditya Pramanta tentang jenis inkontinensia urine dan solusinya di sini.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Inkontinensia urine atau beser adalah kondisi sulit menahan air seni yang kejadiannya meningkat seiring bertambahnya usia akibat melemahnya otot panggul.
- Kondisi ini terbagi menjadi beberapa tipe, termasuk tipe stres yang lebih sering dialami perempuan dan tipe overflow yang banyak dialami pria akibat masalah prostat.
- Dokter menyarankan pengaturan waktu minum sebelum tidur serta rutin melakukan senam Kegel untuk memperkuat kembali otot dasar panggul.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Keluhan sering beser atau mengompol, yang dalam istilah medis dikenal sebagai stress urinary incontinence atau inkontinensia urine, sering kali mengganggu kenyamanan hidup sehari-hari.
Dokter Spesialis Urologi dari Mayapada Hospital Surabaya, dr. Aditya Pramanta, mengungkapkan bahwa angka kejadian kondisi ini akan terus meningkat seiring bertambahnya usia seseorang.
“Bisa dipahami karena memang seseorang mencapai usia tertentu ada kelemahan otot penopang panggul,” ungkap dr Aditya pada Rabu (17/6/2026).
Selain faktor penuaan, gangguan sulit mengontrol keluarnya air seni ini juga dipengaruhi oleh penyakit bawaan serta gaya hidup sehari-hari.
Mengenal Berbagai Tipe Inkontinensia Urin
Menurut dr Aditya, inkontinensia urine tidak hanya terdiri dari satu kondisi saja, melainkan memiliki beberapa tipe medis yang berbeda, di antaranya:
- Tipe Stres (Stress Incontinence): Kebocoran urine yang terjadi ketika ada tekanan mendadak di area rongga perut atau pinggul, seperti saat tertawa, batuk, bersin, atau mengangkat beban berat.
- Tipe Desakan (Urge Incontinence): Hasrat kuat untuk buang air kecil yang muncul tiba-tiba dan sulit ditahan sebelum mencapai kamar mandi.
- Tipe Campuran: Kondisi kesulitan menahan air seni yang terjadi secara spontan bahkan tanpa adanya aktivitas fisik berat.
- Tipe Fungsional: Beser yang dipicu oleh keterbatasan fisik penderita. “Seorang penderita stroke, susah berjalan, sehingga akhirnya beser,” tambah dr. Aditya.
- Tipe Overflow: Kondisi kandung kemih yang terisi penuh tetapi tidak dapat dikosongkan dengan benar. Tipe ini lebih banyak menyerang pria dan umumnya dipicu oleh pembesaran prostat jinak.
Mengapa Wanita Lebih Rentan Alami Tipe Stres?
Inkontinensia urine tipe stres jauh lebih sering dialami oleh kaum perempuan. Hal ini dikarenakan struktur anatomi otot dasar panggul perempuan yang menyangga kandung kemih, serta organ reproduksi terletak sangat berdekatan.
Selain faktor anatomi, proses persalinan juga menjadi pemicu utama karena dapat menyebabkan peregangan ekstrem atau cedera pada otot penyangga tersebut. Kerusakan atau kelemahan otot ini, kemudian bermanifestasi sebagai keluhan beser di masa tua.
Dampak Buruk Terhadap Kualitas Tidur
Kondisi sering buang air kecil, terutama pada malam hari (nokturia), terbukti menurunkan kualitas tidur penderita secara signifikan.
Jika seseorang harus terbangun tiga hingga lima kali setiap malam untuk ke toilet, waktu istirahat penting tubuh menjadi terganggu.
“Akibatnya saat bangun pagi tubuh tidak terasa segar dan dalam jangka panjang dapat memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan,” papar dr Aditya.
Solusi Medis: Siasati Pola Minum dan Senam Kegel
Meski kerap mengalami beser, dr Aditya menegaskan bahwa penderita sama sekali tidak boleh mengurangi asupan cairan harian tubuh mereka.
Air minum tetap wajib dikonsumsi secara cukup untuk menghindari dehidrasi. Langkah yang tepat adalah dengan menyiasati waktu konsumsinya.
“Harus disiasati misal masalahnya kencing malam hari, ya minumnya berhenti di dua jam sebelum tidur,” jelasnya.
Selain itu, dokter sangat merekomendasikan olahraga mandiri berupa senam Kegel. Latihan ini dirancang khusus untuk memperkuat kembali otot-otot dasar panggul yang melemah.
Cara melakukannya cukup mudah, yaitu dengan mengencangkan otot panggul bawah (seperti gerakan menahan buang angin atau menahan aliran urine) selama beberapa detik, lalu melepaskannya. Latihan ini sebaiknya dilakukan secara rutin dan konsisten untuk hasil optimal.
inkontinensia urine
sering beser
penyebab beser
cara mengatasi beser
Mayapada Hospital Surabaya
dr Aditya Pramanta
berita kesehatan terkini
surabaya.tribunnews.com
| Kepulangan Jemaah Haji Mojokerto Disambut Hangat Ning Ita, Semuanya Pulang Dalam Kondisi Sehat |
|
|---|
| Ratusan Mahasiswa BEM Malang Raya Demo di DPRD, Kritik Program Pemerintah |
|
|---|
| MPM Honda Jatim Raih Penghargaan Lingkungan Lewat Daur Ulang Limbah Kertas |
|
|---|
| Tawuran Perguruan Silat di Kalijudan Surabaya, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
| Reza Arya Antusias Gabung Persebaya, Siap Berjuang demi Ambisi Besar Bajol Ijo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-dokter-Indonesia-memeriksa-pasiennya.jpg)