Jumat, 12 Juni 2026

Bahaya Mengabaikan Kesehatan Gigi dan Mulut bagi Jantung

Dokter gigi ingatkan bahaya infeksi gigi yang bisa picu penyakit jantung dan hambat tumbuh kembang anak jika tidak segera ditangani.

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Dentaland Margorejo Surabaya
PEMERIKSAAN GIGI - Dokter tengah memeriksa gigi pasien di Dentaland Margorejo, Surabaya, Jawa Timur, dalam rangka pembukaan cabang ke enam. Klinik gigi ini juga memberikan edukasi terkait kesehatan gigi dan mulut untuk berbagai kalangan usia, mulai anak-anak hingga lansia. 
Ringkasan Berita:
  • Kesehatan gigi dan mulut memiliki kaitan erat dengan kesehatan organ vital seperti jantung.
  • Infeksi gigi yang tidak ditangani dapat menyebar melalui aliran darah ke seluruh tubuh.
  • Masalah gigi pada anak berdampak buruk pada nutrisi, tidur, dan prestasi akademik.
  • Dentaland membuka cabang baru di Margorejo Surabaya untuk memperluas akses layanan.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut di Indonesia masih menjadi tantangan serius.

Banyak orang cenderung baru memeriksakan diri ke dokter gigi setelah merasakan nyeri hebat, padahal masalah mulut memiliki kaitan erat dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Risiko Infeksi pada Jantung

Kepala Dentaland Margorejo, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), drg Irene Adelia Sp.Perio, memperingatkan bahwa infeksi pada gigi yang tidak segera ditangani berpotensi menyebar ke organ vital melalui aliran darah.

"Infeksi di gigi bisa menyebar ke bagian tubuh lain melalui aliran darah, termasuk berisiko terhadap kesehatan jantung. Ketika penyebabnya tidak ditangani, infeksi dapat terus berkembang dan menimbulkan masalah yang lebih serius," ujar Irene, Kamis (11/6/2026).

Selain infeksi, gangguan seperti diabetes yang tidak terkontrol juga dapat memperburuk kondisi gusi dan kerusakan jaringan penyangga gigi, yang berisiko menyebabkan gigi goyang hingga tanggal.

Dampak Kesehatan Gigi terhadap Tumbuh Kembang Anak

Masalah kesehatan gigi tidak hanya berdampak pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak.

Dokter Spesialis Kedokteran Gigi Anak, drg Handy WH Sp.KGA, menekankan bahwa gigi berlubang memengaruhi perkembangan fisik dan kemampuan belajar.

Beberapa dampak gigi bermasalah pada anak meliputi:

  • Kesulitan mengunyah makanan yang menyebabkan asupan nutrisi tidak optimal.
  • Gangguan tidur akibat nyeri yang memengaruhi perkembangan otak.
  • Penurunan konsentrasi dan prestasi akademik di sekolah.
  • Perubahan perilaku seperti mudah rewel dan kurang aktif.

Senada dengan itu, drg Tri Soehartini Sp.KGA, menegaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut adalah fondasi penting kesehatan tubuh.

Menurutnya, banyak penyakit berbahaya di dalam tubuh berkaitan erat dengan infeksi di area mulut.

Perluasan Layanan Dentaland

Demi meningkatkan kesadaran publik, Dentaland terus memperluas akses layanan. Mengusung tema “A New Home for Every Smile”, mereka membuka cabang baru di Margorejo, Surabaya pada Senin (8/6/2026).

Klinik ini melayani perawatan gigi komprehensif mulai dari anak hingga lansia, termasuk ortodonti dan implan.

Irene berharap, Dentaland dapat menjadi rumah yang nyaman bagi keluarga dalam menjaga kesehatan gigi secara rutin.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved