Jumat, 17 April 2026

KSP Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis Dan Skrining TB, Lingkungan Ini Jadi Prioritas

Antisipasi agar jika ada yang sakit, segera diobati demi menyelamatkan anak-anak yang lain

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
TINJAU CKG- Deputi III KSP meninjau cek kesehatan gratis di Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin, Gresik, Jawa Timur, Kamis (18/12/2025). 

Untuk itu Pemerintah ingin memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam sistem pelayanan kesehatan nasional, terlepas dari latar belakang pendidikannya.

"Kami mengingatkan pemerintah daerah untuk mengurangi hambatan lintas sektor. Anak-anak di ponpes harus mendapat kesempatan dan fasilitas kesehatan yang sama dengan mereka yang berada di sekolah umum," kata Adele.

Pengasuh Ponpes Modern Sunanul Muhtadin, KH Muhammad Sunan Hamli, menyambut hangat inisiatif ini.

Menurutnya, kesehatan fisik adalah pondasi utama bagi para santri untuk bisa belajar dan menghafal Al-Qur'an dengan maksimal.

"Satu saja yang sakit, flunya saja bisa cepat menular, apalagi penyakit lain. Kami sangat berterima kasih dijadikan percontohan pertama. Ini adalah ikhtiar nyata, karena doa saja tanpa usaha maksimal tidak akan membuahkan hasil," tutur KH Sunan Hamli.

KSP berencana memperluas jangkauan visitasi ini ke berbagai kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Barat pada tahun 2026, mengingat kedua provinsi tersebut merupakan basis populasi santri terbesar di Indonesia.

Sebagai informasi, dilansir dari Kemendikbud 2024, jumlah anak pelajar usia SD sampai SMA/SMK di seluruh Indonesia 53,14 juta.

Sementara menurut Kemenag (2024) data tercatat sejak 2021 ada sekitar 4 juta anak/remaja Santri dan angka ini terus bertambah setiap tahun.

Dengan demikian diestimasikan, sekitar 7,5 % pelajar (santri) berada di dalam asuhan Pondok Pesantren (Ponpes).

Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat merupakan wilayah dengan jumlah Ponpes yang terbanyak.

Di sisi lain, Ponpes banyak yang belum teregistrasi dan sekaligus belum menjadi sasaran upaya kesehatan masyarakat kelompok anak & remaja di wilayah kerja Puskesmas setempat.

Untuk itu, Presiden Prabowo menekankan agar jangan ada seorang anak pun yang tertinggal dalam hal pembangunan kesehatan, sehingga pemerintah dan masyarakat perlu memperhatikan pelayanan kesehatan, edukasi dan promosi kesehatan juga dilaksanakan di Ponpes.

 

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved