Konselor Kesehatan Mental Ungkap Bahaya Judol dan Cara Mengatasinya
Konselor Kesehatan Mental ungkap bahaya judi online (judol) dan cara mengatasinya dalam kampanye Judi Pasti Rugi yang digelar di Surabaya, Jatim
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Cak Sur
“Di titik inilah kecanduan judi online mulai terbentuk. Semakin lama semakin sulit berhenti, karena otak sudah merekam pola perilaku tersebut,” tutur Ika.
Ika menambahkan, ada beberapa tingkatan kecanduan judol.
Pada level berat, penderita bahkan membutuhkan farmakoterapi atau pengobatan medis dengan obat, selain konseling psikologis.
“Kalau masih ringan atau sedang, biasanya bisa dilakukan konseling tanpa obat. Tapi kunci utamanya tetap ada pada self awareness, kesadaran pribadi,” tegasnya.
Menurut Ika, masalah besar dari judol adalah pada tahap awal korban biasanya tidak merasa dirugikan.
Padahal, kerugian finansial dan psikologis sudah terjadi.
“Harus ada kesadaran diri dulu, bahwa apa yang dilakukan itu merugikan diri sendiri dan keluarga,” paparnya.
Selain itu, tambah Ika, dukungan keluarga memegang peranan penting dalam proses pemulihan pecandu judol.
“Keluarga harus memberikan dukungan penuh. Tapi kalau hanya dipaksa berhenti, biasanya sulit, karena pelaku akan mencari celah untuk tetap mengakses judi,” Ika menerangkan.
Ia juga menekankan, menutup seluruh akses terhadap judol sangat efektif untuk membantu pecandu berhenti.
“Kalau akses benar-benar ditutup, biasanya akan muncul gejala mirip sakau. Tapi proses itu perlu dilewati agar bisa pulih,” ungkap Ika.
Ika berpesan, agar masyarakat lebih waspada terhadap bahaya judol, khususnya para orang tua untuk menjaga anak-anak dari paparan sejak dini.
“Judi online bukan hanya soal kehilangan uang, tapi juga bisa menghancurkan masa depan generasi muda,” pungkasnya.
Surabaya
bahaya judol
bahaya judi online
Konselor Kesehatan Mental
Ika Wahyuningrum
Meaningful
SURYA.co.id
| Detik-detik Truk Box Hantam Truk yang Putar Balik di Lamongan, Tiga Kendaraan Ringsek |
|
|---|
| KH Moh Said Abdullah Wafat, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Besar PP Mathali'ul Anwar, Sumenep |
|
|---|
| Siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya Tanam Mangrove di Ekowisata Wonorejo |
|
|---|
| Ketua Komisi VI DPR RI Tinjau PG Ngadirejo, Harapan Baru Swasembada Gula Kian Menguat |
|
|---|
| Sosok Boyamin Saiman yang Serahkan Data Dugaan Pejabat Eselon II Punya Ratusan SPPG ke Kejagung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Ika-Wahyuningrum-dalam-kampanye-Judi-Pasti-Rugi-di-Surabaya-Jatim.jpg)