Pemkot Madiun Jalankan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Mulai Juni 2026
TPA Kota Madiun Jatim nyaris penuh. Pemkot Madiun bakal menjalankan gerakan pilah sampah dari rumah mulai Juni 2026.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Pemkot Madiun Jawa Timur (Jatim) akan menjalankan gerakan pilah sampah dari rumah mulai Juni 2026 untuk mengurangi volume sampah ke TPA.
- Produksi sampah harian Kota Madiun mencapai 130 ton, sementara kapasitas TPA Manguharjo hampir penuh.
- Sekitar 100 bank sampah dan Program Kampung Iklim disiapkan menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
SURYA.CO.ID, KOTA MADIUN - Produksi sampah harian Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim), kini mencapai 130 ton per hari. Di sisi lain, kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Manguharjo disebut sudah mendekati batas maksimal.
Kondisi itu membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai menyiapkan langkah baru. Salah satunya dengan menggalakkan gerakan pilah sampah dari rumah yang direncanakan mulai berjalan pada Juni 2026.
Program tersebut, diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang setiap hari dikirim ke TPA, sekaligus mempermudah proses pengolahan di bank sampah.
Pemkot Madiun Siapkan Gerakan Pilah Sampah
Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun menyebut, gerakan pilah sampah akan diawali dari lingkungan pemerintahan.
Surat edaran terkait pemilahan sampah, bakal diterapkan lebih dulu di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sebelum diperluas ke masyarakat.
“Saya dengan DLH sudah merapatkan, bahwa kami segera membuat gerakan pilah sampah dari rumah. Dan ini juga khususnya di pemerintah kota akan dikeluarkan surat edaran terkait pemilahan sampah di lingkungan pemerintah kota,” kata Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, Kamis (14/5/2026).
Ia menyebut, program tersebut ditargetkan mulai dicanangkan secara resmi pada Juni 2026.
“InsyaAllah nanti Juni itu akan dicanangkan pilah sampah dari rumah oleh Pemkot dan DLH,” lanjutnya.
Libatkan 100 Bank Sampah dan Program Proklim
Pemkot Madiun juga akan mengoptimalkan keberadaan bank sampah dan Program Kampung Iklim (Proklim) yang tersebar di berbagai wilayah.
Saat ini tercatat ada sekitar 100 bank sampah dan Proklim yang akan dijadikan contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
“Ada sekitar 100 bank sampah dan Proklim yang nanti akan jadi percontohan di Kota Madiun bagaimana kepedulian masyarakat terhadap pemilahan sampah,” terangnya.
Sampah yang sudah dipilah, nantinya akan diolah menjadi produk bernilai ekonomis. Hasil penjualannya bisa digunakan kembali untuk mendukung operasional bank sampah.
Tak hanya itu, Pemkot Madiun juga menyiapkan galeri atau outlet di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Jalan Pahlawan, untuk memamerkan produk hasil daur ulang tersebut.
Target Kurangi Sampah ke TPA hingga 50 Persen
Melalui program ini, Pemkot Madiun berharap sampah yang masuk ke TPA hanyalah residu atau limbah yang memang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi.
Saat ini, pengelolaan TPA Kota Madiun masih menggunakan metode sanitary landfill, yakni sistem penimbunan sampah yang dipadatkan lalu ditutup tanah.
Kota Madiun
berita Madiun terbaru
Pemkot Madiun
gerakan pilah sampah
TPA Kota Madiun
bank sampah
DLH Kota Madiun
sampah rumah tangga
lingkungan hidup
pengelolaan sampah
Proklim
Jawa Timur
berita Jatim terkini
| Progres Pembangunan Gedung Baru Sekolah Rakyat Jombang, akan Tampung 1.000 Siswa |
|
|---|
| KAI Daop 7 Normalisasi 2 Perlintasan di Talun Blitar: Kendaraan Besar Dibatasi |
|
|---|
| Kisah Ibu-Ibu Penggaron Menjaga Sarung Tenun Goyor Jombang: Dicari Jemaah Haji |
|
|---|
| IDI Lamongan Resmi Dipimpin dr Wawang: Siap Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat |
|
|---|
| Mahasiswa 4 Kampus Surabaya Adu Public Speaking di JEC 2026 UPN Veteran Jatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Plt-Wali-Kota-Madiun-Bagus-Pantun-meninaju-produk-daur-ulang-sampah.jpg)