Jumat, 15 Mei 2026

Pemkot Madiun Jalankan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Mulai Juni 2026

TPA Kota Madiun Jatim nyaris penuh. Pemkot Madiun bakal menjalankan gerakan pilah sampah dari rumah mulai Juni 2026.

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
PENGOLAHAN SAMPAH - Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, meninjau produk daur ulang sampah di Bank Sampah Pesanggrahan Kelurahan/Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur pada Rabu (29/4/2026). Warga Kota Madiun diminta untuk mulai memilah sampah dari rumah sehingga lebih mudah diolah bank sampah. 

Ringkasan Berita:

SURYA.CO.ID, KOTA MADIUN - Produksi sampah harian Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim), kini mencapai 130 ton per hari. Di sisi lain, kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Manguharjo disebut sudah mendekati batas maksimal.

Kondisi itu membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai menyiapkan langkah baru. Salah satunya dengan menggalakkan gerakan pilah sampah dari rumah yang direncanakan mulai berjalan pada Juni 2026.

Program tersebut, diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang setiap hari dikirim ke TPA, sekaligus mempermudah proses pengolahan di bank sampah.

Pemkot Madiun Siapkan Gerakan Pilah Sampah

Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun menyebut, gerakan pilah sampah akan diawali dari lingkungan pemerintahan.

Surat edaran terkait pemilahan sampah, bakal diterapkan lebih dulu di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sebelum diperluas ke masyarakat.

“Saya dengan DLH sudah merapatkan, bahwa kami segera membuat gerakan pilah sampah dari rumah. Dan ini juga khususnya di pemerintah kota akan dikeluarkan surat edaran terkait pemilahan sampah di lingkungan pemerintah kota,” kata Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, Kamis (14/5/2026).

Ia menyebut, program tersebut ditargetkan mulai dicanangkan secara resmi pada Juni 2026.

“InsyaAllah nanti Juni itu akan dicanangkan pilah sampah dari rumah oleh Pemkot dan DLH,” lanjutnya.

Libatkan 100 Bank Sampah dan Program Proklim

Pemkot Madiun juga akan mengoptimalkan keberadaan bank sampah dan Program Kampung Iklim (Proklim) yang tersebar di berbagai wilayah.

Saat ini tercatat ada sekitar 100 bank sampah dan Proklim yang akan dijadikan contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Ada sekitar 100 bank sampah dan Proklim yang nanti akan jadi percontohan di Kota Madiun bagaimana kepedulian masyarakat terhadap pemilahan sampah,” terangnya.

Sampah yang sudah dipilah, nantinya akan diolah menjadi produk bernilai ekonomis. Hasil penjualannya bisa digunakan kembali untuk mendukung operasional bank sampah.

Tak hanya itu, Pemkot Madiun juga menyiapkan galeri atau outlet di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Jalan Pahlawan, untuk memamerkan produk hasil daur ulang tersebut.

Target Kurangi Sampah ke TPA hingga 50 Persen

Melalui program ini, Pemkot Madiun berharap sampah yang masuk ke TPA hanyalah residu atau limbah yang memang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi.

Saat ini, pengelolaan TPA Kota Madiun masih menggunakan metode sanitary landfill, yakni sistem penimbunan sampah yang dipadatkan lalu ditutup tanah.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved