Minggu, 3 Mei 2026

Mudik Lebaran 2026

3.300 Santri Tebuireng Mudik Bareng, 78 Bus Diberangkatkan dari Makam Gus Dur 

Sebanyak 3.300 santri Tebuireng Jombang mudik Lebaran naik 78 bus dari kompleks makam Gus Dur.

Tayang:
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
MUDIK LEBARAN - Ribuan santri Tebuireng saat bersiap pulang ke kampung halaman menggunakan 78 armada bus, dan diberangkatkan dari halaman parkir kompleks makam Abdurrahman Wahid di kawasan Pondok Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Rabu (11/3/2026). Kembali ke pondok tanggal 4 April 2026. (foto Ponpes Tebuireng) 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 3.300 santri Tebuireng Jombang mudik Lebaran menggunakan 78 bus ke berbagai daerah.
  • Keberangkatan dipusatkan di parkir kompleks makam Gus Dur dan dilepas pengasuh pesantren.
  • Para santri akan menikmati libur Lebaran bersama keluarga dan kembali ke pondok 4 April.

 

SURYA.co.id  JOMBANG - Sebanyak 3.300 santri Pondok Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang pulang kampung. 78 armada bus antarkan kepulangan santri. 

Keberangkatan ribuan santri ini dipusatkan di halaman parkir kompleks makam Abdurrahman Wahid di kawasan Pondok Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Jombang, pada Rabu (11/3/2026). 

Ribuan santri bersiap pulang ke kampung halaman untuk menyambut Hari Raya Idulfitri melalui program mudik bersama yang disediakan pesantren.

Mudik Tujuan Pulau Jawa, Sumatera Hingga Nusa Tenggara Barat

Sebanyak 3.300 santri diberangkatkan menggunakan 78 unit bus menuju berbagai daerah di Pulau Jawa, Sumatera hingga Nusa Tenggara Barat. 

Satu per satu kendaraan meninggalkan area parkir makam Gus Dur dan melaju perlahan menyusuri Jalan Raya Cukir menuju akses Tol Trans Jawa.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026: Tol Probolinggo-Besuki Dibuka Gratis, Cek Rute dan Jadwalnya

Prosesi pelepasan dihadiri jajaran pengasuh pesantren. Pengasuh Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, bersama Fahmi Amrullah Hadzik atau Gus Fahmi juga ikut mengawal keberangkatan para santri. 

Salah satu santri, Haidar asal Bojonegoro, mengaku antusias menyambut masa libur tersebut. 

Santri yang menempuh pendidikan di SMP A Wahid Hasyim Tebuireng itu mengatakan dirinya akan kembali ke pesantren pada 4 April mendatang setelah menikmati liburan sekitar tiga pekan bersama keluarga.

"Nanti kembali ke pesantren tanggal 4 April, tiga Minggu di rumah sama keluarga," kata Haidar.

Menurut Gus Kikin, kegiatan mudik bersama ini bukan sekadar memfasilitasi kepulangan santri, tetapi juga menjadi momentum bagi mereka untuk mempererat hubungan dengan keluarga, serta menerapkan nilai-nilai yang dipelajari selama menempuh pendidikan di pesantren.

Baca juga: Aturan Mudik Lebaran 2026: Mulai 13 Maret Truk Barang Dilarang Melintas di Malang

Ia berpesan agar para santri tetap menjaga adab dan tata krama selama berada di tengah masyarakat. 

"Kami berharap mereka bisa menunjukkan akhlak yang baik dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing," ucapnya dalam keterangan yang diterima Tribunjatim.com pada Kamis (12/3/2026). 

Selain itu, ia juga berharap, saat di kampung halaman nanti, para santri dapat mengamalkan ilmu yang sudah dipelajari di pondok. 

"Mudah-mudahan semua, anak-anak kita mampu menjaga dirinya, jadilah orang yang bermanfaat bagi yang lain, amalkan ilmu-ilmu yang sudah di pelajari d Tebuireng. Setelah selesai liburan, kembali lagi ke pondok, untuk kembali mencari ilmu supaya lebih baik lagi di masa yang akan datang," ungkap Gus Kikin. 

Dari total sekitar 9.000 santri yang menempuh pendidikan di Tebuireng, sekitar 3.300 di antaranya mengikuti program mudik bersama tahun ini. 

Para santri dijadwalkan kembali ke pesantren pada awal April setelah masa libur Lebaran berakhir.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved