Mudik Lebaran 2026
Mahasiswa Untag Isi Liburan dengan Mengabdi di Masa Mudik Lebaran, Bantu di Stasiun dan Terminal
Sejumlah mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya terjun langsung membantu masyarakat dalam pelayanan arus mudik 2026.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Sejumlah mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya terjun langsung membantu masyarakat dalam pelayanan arus mudik 2026
- Sejak 16 hingga 27 Maret 2026, sebanyak 17 mahasiswa diterjunkan sebagai relawan di tiga titik transportasi utama di Surabaya, yakni Terminal Purabaya, Stasiun Gubeng, dan Pos Pengamanan Pasar Turi.
- Lebih dari sekadar kegiatan sukarela, program ini menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Bagi sebagian mahasiswa, masa menjelang Lebaran identik dengan libur dan pulang kampung. Namun tidak bagi sejumlah mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.
Mereka justru memilih tetap tinggal dan terjun langsung membantu masyarakat dalam pelayanan arus mudik 2026.
Sejak 16 hingga 27 Maret 2026, sebanyak 17 mahasiswa diterjunkan sebagai relawan di tiga titik transportasi utama di Surabaya, yakni Terminal Purabaya, Stasiun Gubeng, dan Pos Pengamanan Pasar Turi.
Kehadiran mereka menjadi bagian kecil namun berarti di tengah padatnya arus pergerakan pemudik.
Baca juga: Daftar Resmi Tarif Bus Mudik Dari Terminal Purabaya, Naik Hingga 80 Persen
Belajar Berkomunikasi dengan Banyak Tipe Orang
Di Stasiun Gubeng Baru, Alicia Aprilia Paulina tampak sibuk mengarahkan penumpang menuju peron keberangkatan.
Mahasiswi Ilmu Komunikasi semester enam itu dengan sabar membantu pemudik yang kebingungan, bahkan hingga menangani kasus kehilangan barang.
“Tugas saya memastikan penumpang tidak salah jalur atau tertinggal kereta. Kadang juga bantu yang panik karena barangnya hilang,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Tak jauh berbeda, di Stasiun Gubeng Lama, Reza Rofi’ur Romadani mengambil peran di bagian ticketing dan informasi rute.
Penjelasan yang jelas dan sikap komunikatifnya membantu memangkas antrean serta memberikan kepastian bagi para pemudik.
Sementara Fadli Bilal, pengalaman menjadi relawan justru memberikan pelajaran berharga.
Ia mengaku banyak belajar menghadapi beragam karakter masyarakat secara langsung.
“Kami belajar berkomunikasi dengan banyak tipe orang. Ini pengalaman yang tidak didapatkan di kelas,” katanya.
Baca juga: Update Arus Mudik Lebaran 2026: 14.482 Penumpang Padati Stasiun Gubeng Surabaya
Warga Merasa Terbantu
Di tengah kesibukan itu, respons positif datang dari para pemudik.
Lailatul Zahra, salah satu penumpang, mengaku merasa terbantu dengan kehadiran para mahasiswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/UNTAG-RELAWAN-MUDIK.jpg)