Jaga Kondusivitas di Bangkalan, 4 Hari Ke Depan Semua ASN Bekerja Dengan Seragam Hitam-Putih,
Semua berkaca pada gejolak masyarakat imbas pernyataan kontroversial sejumlah anggota DPR RI dalam tiga hari terakhir
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Sebuah selebaran pengumuman berlogo Pemkab Bangkalan beredar di sejumlah grup WhatsApp mulai Minggu (31/8/2025) siang.
Pengumuman itu ditujukan kepada sekretaris daerah (sekda), staf ahli bupati, asisten sekda, seluruh kepala OPD, direktur UOBK RSUD, direktur perumda, kepala bagian sekretariat daerah, hingga seluruh camat se-Kabupaten Bangkalan.
Dalam keterangannya disebutkan, ‘Sesuai arahan bupati, mulai Senin sampai Kamis, tanggal 1-4 September 2025, semua ASN menggunakan pakaian atas putih, bawah hitam tanpa atribut. Baik papan nama maupun pin korpri’.
Di bagian pojok kiri bawah tertulis, ‘Sumber informasi : Bupati Bangkalan’. Sementara pada bagian pojok kanan bawah, tertera logo Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bangkalan.
Dikonfirmasi perihal tersebut, Wakil Bupati Bangkalan, Moch Fauzan Ja’far membenarkan selebaran pengumuman itu adalah respons atas perkembangan situasi yang tidak menentudi sejumlah daerah di tanah air.
“Kami melihat perkembangan situasi sampai hari ini, kan tidak menentu. Kami di internal pemda mengantisipasi agar tidak terjadi sesuatu pada para ASN, dengan mengeluarkan imbauan itu,” ungkap Fauzan kepada SURYA.
Semua berkaca pada gejolak masyarakat imbas pernyataan kontroversial sejumlah anggota DPR RI dalam tiga hari terakhir. Situasi semakin memanas cenderung tidak terkendali setelah seorang driver ojol, Affan Kurniawan meninggal terlindas kendaraan Brimob.
Gelombang aksi unjuk rasa juga merembet ke sejumlah daerah, sejumlah gedung DPR dibakar, pos-pos polisi, hingga Gedung Negara Grahadi Surabaya tidak luput dari luapan amarah massa, Sabtu (30/8/2025) malam.
Api membakar sejumlah bangunan di rumah dinas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa itu.
Fauzan menjelaskan, di lingkungan Pemprov Jawa Timur juga ada imbauan dari badan kepegawaian melalui surat edaran untuk ASN agar berpakaian sipil.
Hal itulah yang kemudian juga mendorong keluarnya imbauan Bupati Bangkalan melalui selebaran untuk para ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan agar mengenakan pakaian putih-hitam.
“Bagaimana pun juga, Bangkalan ini kan daerah penyanggah yang dekat dengan Surabaya sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, situasi Surabaya juga tidak kondusif,” jelas Fauzan.
Ia mengimbau masyarakat Bangkalan agar tidak terpancing dengan situasi yang terjadi di Surabaya.
Fauzan berharap seluruh masyarakat Bangkalan turut menjaga situasi yang kondusif, aman dan damai sehingga tidak mengganggu roda kehidupan atau roda perekonomian.
“Kami berharap Bangkalan tetap kondusif. Kami tidak melarang untuk menyampaikan aspirasi karena dilindungi undang-undang. Namun kalau pun ada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, bisa dilakukan secara damai,” pungkas Fauzan. *****
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.