Berita Viral

Desak Polda Jalankan 'Jumat Keramat' ke Roy Suryo Cs , Peradi Bersatu: Tanpa Tedeng Aling-aling!

Penyidik Polda Metro Jaya kembali memeriksa sejumlah saksi dan pelapor kasus tudingan ijazah palsu Jokowi pada Senin (4/8/2024). 

|
Editor: Musahadah
kolase kompas TV
JUMAT KERAMAT - Sekjen Peradi Bersatu Ade Darmawan mendesak Polda Metro Jaya memberlakukan Jumat Keramat untuk Roy Suryo Cs di kasus ijazah Jokowi. 

Atau juga pihak yang tidak mau Prabowo-Gibran berhasil dan menginginkan putus di tengah jalan, serta pihak yang berkepentingan di pilpres 2029. 

"Bisa jadi partai politik. Dan kita sudah tahu, saat ini mereka sedang mempersiapkan calonnya. 
Sudah membentuk elemen-elemen di berbagai daerah," tudingnya.

Saat didesak menyebutkan nama partai politiknya, Silfester awalnya menolak.

"Saya pikir, saya gak perlu sebutkan, masyarakat sudah tahu itu," katanya. 

Meski demikian dia tidak mengelak saat disebut yang dimaksud adalah partai biru.  

Dia bahkan menyebut ada komentar dari partai biru mengenai ijazah palsu yang menurutnya konyol. 

"Mereka mengatakan bahwa pak Jokowi tidak perlu melaporkan rakyatnya. Ini kan konyol, ngapain anda sampai mengatakan itu, padahal ini kan proses hukum," katanya. 

Ada juga, lanjut Silfester, pengurus partai biru yang mengatakan bahwa tudingan ijazah palsu Jokowi itu hanya pengalihan isu saja. 

Sosok Ade Darmawan 

ROY SURYO MANGKIR - (kiri) Roy Suryo. (kanan) Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan, saat di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2025),
ROY SURYO MANGKIR - (kiri) Roy Suryo. (kanan) Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan, saat di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2025), (Kolase Kompas.com dan Tribun Jakarta)

Pemilik nama lengkap Ade Darmawan Dipakusuma atau yang dikenal dengan nama Ade Bayasid lahir pada 22 September 1978. 

Dia alumnus Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) pada tahun 2002.

Dikutip dari wikipedia, semasa mahasiswa, ia aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan dan dikenal sebagai salah satu aktivis yang turut berperan dalam gerakan reformasi 1998 yang menuntut pengunduran diri Presiden Soeharto.

Ia juga terlibat dalam demonstrasi pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, khususnya dalam merespons dekrit yang dikeluarkan pada masa itu.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Ade Darmawan memulai karier di bidang pendidikan dan pelatihan pada tahun 2004 dengan mendirikan Yayasan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Dalam Negeri (Pusdiklat DN).

Lembaga ini fokus pada penyelenggaraan pelatihan yang berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang kemudian direvisi menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved