Berita Viral

Tabiat Pasangan Pengemis di Ponorogo yang Berpenghasilan Rp 1,5 Juta Per Hari, Bikin Resah Warga

Terungkap tabiat SL (58) dan SA (50), pasangan pengemis di Ponorogo, Jawa Timur, yang bikin resah warga. Penghasilannya Rp 1,5 juta per hari.

|
kolase SURYA.co.id dan Tribunnews
PENGEMIS KAYA - (kiri) Pasangan pengemis kaya di Ponorogo yang diamankan Satpol PP. Terungkap penghasilannya Rp 45 juta per bulan. 

Dibawa ke Dinas Sosial untuk Pendataan

Setelah diamankan, pasangan tersebut langsung dibawa ke Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo di Jalan Gondosuli, Kelurahan Nologaten, untuk proses pembinaan dan pendataan lebih lanjut.

Operasi ini menjadi pengingat penting bahwa praktik mengemis tidak selalu identik dengan kemiskinan.

Selain itu, aparat mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memberikan bantuan, serta mendukung upaya penertiban demi kenyamanan bersama.

3 Pengemis Tajir Diamankan di Ponorogo

Sebelumnya, penertiban pengemis di Ponorogo, Selasa (11/3/2025), membuat petugas tercengang dengan hasil yang didapatkan.

Petugas Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo menangkap 3 pengemis di beberapa lokasi dan ketiganya merupakan penyandang disabilitas.

Mereka adalah S, warga Kota Blitar Jatim; DU dari Kabupaten Sragen Jawa Tengah; dan M, warga Kabupaten Madiun. Dari mengemis itu, ketiganya bisa berkecukupan di balik wajah memelasnya.

Pengakuan mereka, dalam sehari mengemis bisa mengantongi Rp 400.000 atau rata-rata Rp 12 juta sebulan. Bahkan ketika diperiksa oleh petugas Dinsos P3A, para pengemis juga mempunyai 4 handphone jenis android yang semuanya keluaran terbaru.

“Jadi kalau kemarin PNS kalah. Kalau ini bahkan sebulan mencapai Rp 12 juta. Mereka mengetuk rasa kasihan warga dengan keterbatasan fisik mereka,” ungkap Kepala Dinsos P3A Ponorogo, Supriyadi, Selasa (11/3/2025),

Supriyadi menjelaskan, akhir-akhir ini banyak aduan dari masyarakat bahwa banyak pengamen, pengemis di perempatan jalan. Dan sejak sepekan lalu pihaknya melakukan penertiban pengemis.

“Hari ini kita melakukan penanganan kembali 3 pengemis. Semuanya dari luar daerah, seperti Blitar , Madium dan Sragen,” kata Supriyadi.

Ternyata para pengemis itu punya jadwal 'ngantor' sendiri. Seperti DU yang mulai berangkat dan mangkap pukul 09.00 WIB. Saat ditertibkan pada pukul 11.45 WIB, DU sudah mendapat uang Rp 174.000. "Memang ini eksploitasi kekurangan fisik karena ia penyandang disabilitas, dimanfaatkan yang bersangkutan (untuk mengemis),” urainya.

Untuk pengemis berinisial S sudah mendapatkan Rp 340.000 dan membuat kaget petugas yang menemukan 4 HP android terbaru di tasnya.

“Mereka itu pemain lama dan beberapa kali kita tertibkan, sudah dapatkan layanan rehabilitasi, ternyata kembali ke jalan,” bebernya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved