Seleksi Sekda Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Ajak Warga Ikut Menilai 4 Kandidat

Menurut Wali Kota Eri, masukan dari masyarakat turut menjadi pertimbangan pihaknya untuk menentukan Sekda terpilih.

|
SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
BERI PENJELASAN - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan penjelasan di Surabaya beberapa waktu lalu. Wali Kota Eri mengajak masyarakat untuk ikut menilai para kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya dalam proses seleksi saat ini. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak masyarakat untuk ikut menilai para kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya dalam proses seleksi saat ini. 

Menurut Wali Kota Eri, masukan dari masyarakat turut menjadi pertimbangan pihaknya untuk menentukan Sekda terpilih.

Empat nama telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Di antaranya, adalah Dedik Irianto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup), Eddy Christianto (Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), Lilik Arijanto (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertahanan), dan Rachmad Basari (Kepala Badan Pendapatan Daerah)

"Seleksi Sekda sudah [memasuki] lolos [seleksi] administrasi. Ada Mas Dedik, ada Mas Lilik, Mas Eddy, dan Mas Basari. Silahkan bertarung (adu gagasan). Seleksi disampaikan terbuka. Masyarakat bisa ikut menilai melalui media," kata Wali Kota Eri ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (24/7/2025).

Baca juga: Sosok Empat Kepala Dinas yang Berebut Posisi Sekda Kota Surabaya

Setelah menyelesaikan seleksi administrasi, masing-masing kemudian mengikuti seleksi kompetensi jabatan, penulisan makalah, wawancara akhir, hingga paparan visi - misi, target, dan startegi peningkatan kinerja. 

Wali Kota Eri memastikan nantinya paparan visi dan misi akan disiarkan secara langsung.

Masyarakat dapat menilai masing-masing figur sehingga menentukan Sekda terpilih yang diyakini dapat membantunya menyelesaikan persoalan di Kota Surabaya saat ini. 

"Setelah memberikan penilaian, nanti akan digabungkan: nilai dari pansel (panitia seleksi), media massa, dan unsur lainnya," tandas mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Wali Kota Eri menginginkan sekda terpilih dapat memenuhi sejumlah kriteria. 

Di antaranya, menerjemahkan target - target pemerintah kota melalui berbagai kebijakan yang nantinya diimplementasikan di masing-masing dinas.

"Saya tidak bisa membangun Surabaya ini sendiri. Kota ini adalah milik bersama. Omong kosong kalau Wali Kota bisa segalanya. Nggak mungkin. Surabaya merupakan milik bersama. Sehingga, semua bisa memberikan penilaian. Menjadi Sekda di Surabaya ini nggak gampang bos," kata Cak Eri yang juga Wali Kota Surabaya dua periode ini.

Wali Kota Eri mengakui telah mengenal masing-masing figur sejak lama. 

Menurutnya, para kandidat juga telah memiliki banyak inovasi yang berhasil membawa kemajuan.

"Untuk mendaftar di Sekda memang ada syarat-syaratnya. Misalnya, pernah memegang (memimpin) beberapa OPD. Memiliki berbagai terobosan untuk memajukan dinasnya. Ini yang biasanya membuat orang nggak berani untuk maju. Namun, yang sudah mendaftar ini memiliki beberapa inovasi," kata Cak Eri.

Wali Kota mencotohkan Eddy yang berhasil membuat pelayanan administrasi kependudukan di Dispendukcapil semakin mudah di akses. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved