Pimpin ASN Teken Pakta Integritas, Mas Rio Janji Perjuangkan Kesejateraan Guru Honorer dan Nakes

Menurutnya, predikat Monitoring Center for Prevention (MCP) Situbondo saat ini masih rendah karena adanya sejumlah kasus

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono (izi hartono)
PAKTA INTEGRITAS - Bupati dan Wabup Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Ulfiyah menyaksikan penandatangan pakta integritas pejabat di ruang pertemuan Pemkab Situbondo, Selasa (11/3/2025). Dalam penandatamhan tersebut, Bupati Mas Rio berjanji sejahterakan guru honorer dan nakes. 


SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Situbondo menandatangi perjanjian kinerja perubahan dan pakta integritas, Selasa (11/3/2025).

Dalam kegiatan itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo juga berjanji akan memperhatikan nasib kesejahteraan honorer serta tenaga kesehatan (nakes).

Bupati Rio juga meminta para ASN bekerja profesional. Penandatangan itu diikuti para Kepala OPD, Kepala Puskesmas, Asisten dan direktur rumah sakit serta camat yang disaksikan langsung oleh Wabup Situbondo, Ulfiyah.

Mas Rio mengatakan, dengan penandatangan pakta integritas ini diharapkan kinerja para ASN akan semakin baik. "Dalam bekerja, secara adiministratif harus transparan," tegasnya.

Menurutnya, predikat Monitoring Center for Prevention (MCP) Situbondo saat ini masih rendah karena adanya sejumlah kasus.

"Makanya kami bersama Sekda Situbondo dan semua jajaran sangat serius  untuk mengembalikan kepercayaan publik. Sehingga MCP meningkat, agar Situbondo dari urutan paling bawah di Jatim menjadi nomor satu,"ujarnya.

Ia juga mengakui perlunya akuntabilitas dan transparansi anggaran ke masyarakat karena itu hak publik untuk mengetahuinya. "Kami tidak boleh menutupi penggunaan anggaran karena itu hak publik," tegas Mas Rio.

Selain itu, ia meminta para pejabat yang telah menandatangi pakta integritas bisa bekerja secara profesional, tidak berpolitik dan membangun kinerja yang inovatif.

Mas Rio juga mengingatkan bahwa pemda akan serius terkait nasib para honorer dan nakes dengan plotting anggaran untuk kepentingan guru dan honorer.

"Setiap malam saya dan sekda kedatangan tamu yang mengadvokasi para honorer, karena saya memang meminta aspirasi mereka disuarakan terus," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved