Jumat, 17 April 2026

Bulan Syaban 2025

Amalan Doa Malam Nisfu Syaban Arab, Latin, Lengkap Artinya 

Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan doa untuk memohon rahmat dan ampunan Allah Swt.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
DOA NISFU SYA'BAN - Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan doa untuk memohon rahmat dan ampunan Allah Swt. Tahun ini, Nisfu Syaban 2025 M/1446 H jatuh pada tanggal 14 Februari. Namun, umat Islam mulai memperingati malam Nisfu Syaban sejak tanggal 13 Februari bertepatan pada hari Kamis malam Jumat/ 

(1) Haa Miiim (2) Wal Kitaabil Mubiin (3) Innaaa anzalnaahu fii lailatim mubaarakah; innaa kunnaa munziriin (4) Fiihaa yufraqu kullu amrin hakiim (5) Amram min 'indinaaa; innaa kunnaa mursiliin (6) Rahmatam mir rabbik; innahuu Huwas Samii'ul 'Aliim (7) Rabbis samaawaati wal ardi wa maa bainahumaa; in kuntum muuqiniin (8) Laaa ilaaha illaa Huwa yuhyii wa yumiitu Rabbukum wa Rabbu aabaaa'ikumul awwaliin.

Artinya: Haa Mim, Demi Kitab (Al-Qur'an) yang jelas, sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,  (yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh, Kamilah yang mengutus rasul-rasul, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui, Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu orang-orang yang meyakini. Tidak ada tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu.


2. Bacaan dzikir dan shalawat Nabi

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamina washalatu was salaamu 'ala sayyidina muhammad wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'iin.


3. Membaca doa sesuai hajat

Amalan ditutup dengan bacaan doa sesuai dengan hajat atau harapan masing-masing.


Keistimewaan Bulan Syaban

Menurut KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha bulan Sya'ban memiliki banyak keistimewaan.

Sehingga beberapa ulama menganjurkan untuk memperbanyak amalan selama bulan Sya'ban.

Menurut Kalender Hijriyah, Bulan Syaban terletak di antara bulan mulia yakni Bulan Rajab dan Bulan Ramadhan.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Lembaga Pembinaan Pendidikan Pengembang Ilmu Al-Qur'an (LP3IA) Nurukan tersebut menjelaskan hadist yang menerangkan bukti keistimewaan Bulan Syaban.

Dijelaskan dalam hadist tersebut bahwa Nabi Muhammad SAW tidak berpuasa pada satu bulan lebih banyak selain di bulan Sya'ban.

Sesungguhnya Nabi berpuasa pada bulan Sya'ban (seolah-olah) pada seluruh bulan. (HR. Bukhari).

"Tujuan nabi banyak berpuasa di bulan Sya'ban adalah sebagai ajaran kepada umatnya. Bulan Sya'ban adalah momen diangkatnya amal perbuatan. Ketika dalam keadaan berpuasa, tentu itu hal yang baik," jelas Gus Baha, dikutip dari tayangan YouTube Ngaji Gus Baha, Rabu (1/3/2023).

Menurut Gus Baha, Nabi Muhammad SAW pernah menyebutkan keutamaan bulan Sya'ban kerap dilupakan.

Padahal Bulan Syaban dapat menjadi bulan persiapan untuk meningkatkan amalan ibadah selama Bulan Ramadhan.

"Karena fokus kebanyakan masyarakat beralih pada dua bulan yang mengapitnya, yaitu Rajab dan Ramadhan," tegasnya.

Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved