Bulan Syaban 2025
Amalan Doa Malam Nisfu Syaban Arab, Latin, Lengkap Artinya
Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan doa untuk memohon rahmat dan ampunan Allah Swt.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.co.id - Nisfu Syaban 2025 M/1446 H jatuh pada tanggal 14 Februari.
Namun, umat Islam menyambutnya mulai malam Nisfu Syaban tanggal 13 Februari tepatnya hari Kamis malam Jumat setelah memasuki waktu Sholat Maghrib.
Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan doa untuk memohon rahmat dan ampunan Allah Swt.
Sebab, malam Nisfu Syaban diyakini sebagai malam pengampunan, malam dimana Allah Swt mengampuni seluruh dosa kita.
Hal ini merujuk pada satu hadis, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (saw) bersabda:
إِنَّ اللهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النَّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكِ أَوْ مُشَاحِنٍ
"Sesungguhnya Allah muncul di malam pertengahan Sya'ban dan mengampuni seluruh makhlukNya kecuali orang Musyrik dan Musyahin." (HR Ibnu Majah No 1390)
Doa malam Nisfu Syaban
Ada banyak amalan doa malam Nisfu Syaban yang bisa diamalkan umat Islam. Berikut salah satunya bacaan doa yang pernah disampaikan oleh Gus Rifqil Muslim Suyuthi, pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikma Kaliwungu Kendal berikut:
Dilansir dari akun Twitternya @rifqilmoeslim pada pada Selasa (21/2/2023), Gus Rifqil Muslim membagikan sebuah ijazah amalan doa malam Nisfu Syaban berdasarkan kitab Kanzun Najah fil Ad'iyyah allati Tasyrahus Shudur.
Amalan doa tersebut, tulis Gus Rifqil, dapat dibaca sepanjang malam pertama Bulan Syaban hingga malam Nisfu Syaban.
Adapun amalan doa NIsfu Syaban tersebut adalah sebagai berikut:
1. Surat Ad Dukhan Ayat 1 - 8
Membaca surat Ad-Dukhan ayat 1-8 sebanyak 15 kali pada malam pertama sampai malam keempat belas bulan Sya'ban
حم (١) وَالْكِتَبِ الْمُبِين (٢) إِنَّا أَنْزَلْنَهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَرَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (٣) فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمْ (٤) أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ (٥) رَحْمَةً مِنْ رَّبِّكَ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ (٦) رَبِّ السَّمَوتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا إِنْ كُنْتُمْ مُّوْقِنِيْنَ (٧) لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِ وَيُمِيْتُ رَبُّكُمْ وَرَبُّ ابَآبِكُمُ الْأَوَّلِينَ (٨)
(1) Haa Miiim (2) Wal Kitaabil Mubiin (3) Innaaa anzalnaahu fii lailatim mubaarakah; innaa kunnaa munziriin (4) Fiihaa yufraqu kullu amrin hakiim (5) Amram min 'indinaaa; innaa kunnaa mursiliin (6) Rahmatam mir rabbik; innahuu Huwas Samii'ul 'Aliim (7) Rabbis samaawaati wal ardi wa maa bainahumaa; in kuntum muuqiniin (8) Laaa ilaaha illaa Huwa yuhyii wa yumiitu Rabbukum wa Rabbu aabaaa'ikumul awwaliin.
Artinya: Haa Mim, Demi Kitab (Al-Qur'an) yang jelas, sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh, Kamilah yang mengutus rasul-rasul, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui, Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; jika kamu orang-orang yang meyakini. Tidak ada tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu dahulu.
2. Bacaan dzikir dan shalawat Nabi
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamina washalatu was salaamu 'ala sayyidina muhammad wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'iin.
3. Membaca doa sesuai hajat
Amalan ditutup dengan bacaan doa sesuai dengan hajat atau harapan masing-masing.
Keistimewaan Bulan Syaban
Menurut KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha bulan Sya'ban memiliki banyak keistimewaan.
Sehingga beberapa ulama menganjurkan untuk memperbanyak amalan selama bulan Sya'ban.
Menurut Kalender Hijriyah, Bulan Syaban terletak di antara bulan mulia yakni Bulan Rajab dan Bulan Ramadhan.
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Lembaga Pembinaan Pendidikan Pengembang Ilmu Al-Qur'an (LP3IA) Nurukan tersebut menjelaskan hadist yang menerangkan bukti keistimewaan Bulan Syaban.
Dijelaskan dalam hadist tersebut bahwa Nabi Muhammad SAW tidak berpuasa pada satu bulan lebih banyak selain di bulan Sya'ban.
Sesungguhnya Nabi berpuasa pada bulan Sya'ban (seolah-olah) pada seluruh bulan. (HR. Bukhari).
"Tujuan nabi banyak berpuasa di bulan Sya'ban adalah sebagai ajaran kepada umatnya. Bulan Sya'ban adalah momen diangkatnya amal perbuatan. Ketika dalam keadaan berpuasa, tentu itu hal yang baik," jelas Gus Baha, dikutip dari tayangan YouTube Ngaji Gus Baha, Rabu (1/3/2023).
Menurut Gus Baha, Nabi Muhammad SAW pernah menyebutkan keutamaan bulan Sya'ban kerap dilupakan.
Padahal Bulan Syaban dapat menjadi bulan persiapan untuk meningkatkan amalan ibadah selama Bulan Ramadhan.
"Karena fokus kebanyakan masyarakat beralih pada dua bulan yang mengapitnya, yaitu Rajab dan Ramadhan," tegasnya.
Malam Nisfu Syaban
Doa malam Nisfu Syaban
amalan doa malam Nisfu Syaban
Nisfu Syaban
TribunEvergreen
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
| Apakah Boleh Puasa Setelah Nisfu Syaban? Simak Penjelasan Hukum dan Dalilnya |
|
|---|
| Bolehkah Puasa Setelah Nisfu Syaban? Simak Hukumnya |
|
|---|
| Bacaan Yasin dan Tahlil untuk Ziarah Kubur di Akhir Bulan Syaban Menjelang Ramadhan |
|
|---|
| Niat Sholat Tahajud, Tobat, Hajat, Tasbih dan Witir |
|
|---|
| Bacaan Istighfar Malam Nisfu Syaban Tulisan Arab, Latin dan Artinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ustadz-abdul-somad-menjelaskan-apa-itu-nisfu-syaban.jpg)