Populasi Sapi Terserang Penyakit Mulut dan Kuku di Lamongan Tembus 180 Ekor, 15 Ekor Dilaporkan Mati

Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sapi di Lamongan terus bertambah.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: irwan sy
hanif manshuri/surya.co.id
Para dokter hewan didampingi Kadisnakeswan, Shofiah Nurhayati, melakukan pemeriksaan hewan ternak sapi di Pasar Sapi Tikung Lamongan, Minggu (5/1/2025). Kegiatan ini untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). 

Sementara peternak atau anak kandang saat masuk kandang juga harus memperhatikan kebersihan.

Jangan memasukkan sandal dari luar kandang, selelu cuci kaki atau celup disinfektan saat masuk kandang.

Ditanya belasan ekor sapi yang mati karena terjangkit PMK, Shofiah menyebut tersebar di 21 kecamatan.

"Dengan upaya pencegahan dan pengobatan yang dilakukan Disnakeswan Lamongan membawa hasil dengan tingkat kesembuhan mencapai 60 persen," pungkas Shofiah.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved