Berita Mojokerto

ASN Pemkab Mojokerto Diminta Dukung Eksistensi Aplikasi Marketplace Tumbas

PJs Bupati Akhmad Jazuli mendorong ASN di lingkup Pemkab Mojokerto, menjadi pelopor pada aplikasi marketplace Tumbas

surya.co.id/mohammad romadoni
PJs Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli saat sosialisasi memperkuat dukungan ASN untuk transaksi marketplace Tumbas. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - PJs Bupati Akhmad Jazuli mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Mojokerto, menjadi pelopor pada aplikasi marketplace Tumbas (Transaksi Produk Unggulan, Mojokerto Berkualitas).

Peran aktif ASN dan seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto pada aplikasi Tumbas milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tersebut, diharapkan berdampak positif meningkatkan  ekonomi di Bumi Majapahit.

"Transaksi di marketplace Tumbas  tidak hanya sekadar untuk keren-kerenan, dapat piagam dan penghargaan, bukan itu. Tetapi esensinya Tumbas adalah untuk mempermudah transaksi," kata Pjs Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli, Kamis (31/10/2024).

Ia mengatakan, aplikasi Tumbas merupakan marketplace lokal yang memasarkan produk asli Kabupaten Mojokerto, dengan pengguna sebanyak 15.400 dan 5.570 produk tayang.

"marketplaceTumbas ini adalah aplikasi yang menguntungkan semua pihak. Makanya kalau menurut saya aplikasi Tumbas ini, merupakan aplikasi yang memiliki motivasi untuk bisa memiliki kemampuan daya beli," bebernya.

Menurut Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Jatim ini, menjelaskan seluruh ASN wajib berbelanja di aplikasi Tumbas setiap bulan.

Aplikasi Tumbas akan semakin eksis dan sudah banyak dimanfaatkan masyarakat.

"Harapan kami ASN yang memelopori dan terutama ibu-ibu ayo kita manfaatkan aplikasi Tumbas. Saya mensupport dan menekankan agar edaran yang diteken Sekda agar masing-masing ASN untuk berbelanja di aplikasi Tumbas minimal Rp 100 ribu per/bulan," ucap Akhmad Jazuli.

Plt Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah menuturkan aplikasi marketplace Tumbas untuk meningkatkan pendapatan UMKM masyarakat Mojokerto.

"Kita optimalkan transaksi di aplikasi Tumbas, harapan kami bukan sekadar keberlanjutan tapi juga dapat meningkatkan pendapatan UMKM kita," pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved