Rabu, 22 April 2026

Pilkada Lamongan 2024

Pilkada Lamongan 2024, Bawaslu Ajak Pelajar dan Mahasiswa Cerdas Bermedsos dengan Cara Ini

Penikmat medsos harus bijak dan bisa memfilter mana informasi yang benar dan mampu menjauhi berita-beria hoaks.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/hanif manshuri
-Acara pengawasan pemilihan partisipasif melalui teknologi informasi dan komunikasi oleh Bawaslu Lamongan melibatkan pelajar, mahasiswa, lembaga pemantau, dan awak media di Grand Mahkota, Rabu (30/10/2024). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Menjelang Pilkada serentak 2024, banyak  informasi positif maupun hoaks yang berseliweran di dunia medsos. 

Penikmat medsos harus bijak dan bisa memfilter mana informasi yang benar dan mampu menjauhi berita-beria hoaks.

Jika tidak pandai-pandai menyaring kebenaran informasi, maka akan menjadi akan merugikan bagi banyak kalangan. 

Yang ada hanya akan mempertebal sentimen  dan adu domba di tengah-tengah masyarakat.

Kondisi ini menjadi perhatian Bawaslu Lamongan, yang melakukan antisipasi dengan memberikan pemahaman melalui acara pengawasan pemilihan partisipasif melalui teknologi informasi dan komunikasi dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, lembaga pemantau, dan awak media di Grand Mahkota, Rabu (30/10/2024).

Acara tersebut melibatkan pelajar, mahasiswa, lembaga pemantau, dan awak media dengan narasumber Kepala Dinas Kominfo Lamongan, Sugeng Widodo dan Humas serta koordinator dari internal Bawaslu Lamongan.

Dunia Medsos haru menjadi perhatian semua kalangan. Sementara masyarakat, termasuk kaum pelajar harus berusan mencari  kebenaran setiap berita yang muncul di Medsos.

"Harus mencari tahu kebenaran sebuah berita. Saring sebelum share," kata Humas Bawaslu Lamongan, Agrinata dalam materinya.

Siapapun yang mendapati berita terkait pemilu bisa disampaikan, ditanyakan dan juga diinformasikan ke Bawaslu.

Bawaslu Lamongan memiliki Tik Tok, Isntagram, Facebook dan Youtube. 

Medsos Bawaslu itu bisa dijadikan alat untuk saling menginformasikan, termasuk untuk mencari tahu kebenaran apa yang muncul di medsos.

Menurut Agrinata, para mahasiswa, pelajar, elemen masyarakat yang ada tetap harus mewaspadai

Koordinator Sumber Daya Manusia (SDM), Orginasasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Lamongan, Muttaqin memberikan materi serupa yang menitik beratkan pada sportifitas kerja Bawaslu Lamongan dalam menangani semua persoalan yang ada.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Lamongan, Sugeng Widodo yang menjadi salah satu narasumber menguraikan berkembang pesatnya era elektronik dan digital.

Maka, kata Sugeng, dibentuklah Kementerian Kominfo sampai daerah dan pada kabinet merah putih ini dirubah  menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved