Berita Situbondo
Cuaca Ekstrem Rawan Ombak Besar, KSOP Panarukan Kampanyekan Keselamatan Pada Nelayan Situbondo
Nelayan asal Desa Kilensari mengatakan, kegiatan kampanye keselamatan ini sangat membantu para nelayan.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Memasuki masa pancaroba dan cuaca ekstrem kerap ditandai dengan angin kencang dan gelombang besar yang mengancam keselamatan para nelayan. Dalam mengantisipasi kecelakaan laut, perlu dikampanyekan keselamatan pelayaran pada nelayan.
Kampanye keselamatan itu digelar Kantor Kesahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas Panarukan, kepada puluhan nelayan Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Senin (21/10/2024).
Kampanye keselamatan yang berlangsung di kantor desa dan dihadiri Dinas Peternakan dan Perikanan Pemkab Situbondo ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para nelayan dan pentingnya keselamatan saat melaut.
Selain diberi bantuan lifejacket, para nelayan juga diberi penjelasan cara memasang lifejacket atau alat keselamatan saat terjadi musibah di laut. Tidak hanya life jacket, KSOP Panarukan juga menyerahkan kartu E-Pas kepada puluhan pemilik perahu.
Bahkan sampai saat ini KSOP Panarukam telah menyerahkan sebanyak 800 E-Pas kepada nelayan di sejumlah pelabuhan di wilayah Situbondo.
Salah seorang pemilik perahu, Rasidi mengaku tidak ada kesulitan saat mengurus E-pas perahunya, karena manfaatnya sangat banyak bagi nelayan atau pemilik perahu. "Saya mengurus E-Pas itu hanya satu minggu," kata Rasidi.
Nelayan asal Desa Kilensari mengatakan, kegiatan kampanye keselamatan ini sangat membantu para nelayan. "Sangat membantu kami, apalagi berkaitan dengan masalah keselamatan," tambahnya.
sementara Kepala Desa Kilensari, Sugiono mengatakan, pihaknya sudah sering mensosialisasikan kepada nelayan saat angin kencang melalui grup kepala dusun di desanya.
"Dari kadus itu menginformasikan kepada warganya, bahwa hari ini sampai sepekan ke depan ada gelombang besar. Jadi kami sosialisasikan keselamatan melaut, " kata Sugiono.
Sugiono mengungkapkan, ada banyak nelayan di desanya dengan armada jenis perahu pemancing, jurong, geletek, salerek dan gardan.
Rinciannya, kata Sugiono, untuk nelayan pemancing ada sekitar 50 orang lebih, 4 perahu geletek dan 3 jurong. "Yang terbanyak perahu selerek, jumlahnya mencapai 40 perahu dan gardan 40 perahu," jelasnya.
Dengan banyaknya warganya yang menjadi nelayan, lanjutnya, pihak desa telah membuat program khusus yang selalu berkoordinasi dengan kecamatan dan KSOP serta Dinas Peternakan dan Perikanan Situbondo. "Seperti saat ini dilakukan dengan pemberian pelampung untuk keselamatan para nelayan," tukasnya.
Kepala KSOP Panarukan, Herland Apriliyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari penyerahan E-Pas kecil bagi para belayan di sekitar KSOP Panarukan.
Selain penyerahan E-Pas, kata Herland, dalam kampanye keselamatan ini KSOP juga memberikan life jacket kepada nelayan, karena saat ini sudah memasuki masa pancaroba. "Di mana saat ini sering terjadi angin kencang dan cuaca ekstrem di wilayah KSOP Panarukan," kata Herland.
Untuk itu, sambungnya, diharapkan para nelayan dapat memastikan cuaca saat akan melaut atau melakukan aktivitas pelayaran.
KSOP Panarukan Situbondo
cuaca ekstrem
kampanye keselamatan nelayan
kecelakaan laut saat cuaca ekstrem
Situbondo
musim pancaroba
| Geram Jalan Desa Dibiarkan Rusak 10 Tahun, Tokoh Masyarakat Mengadu ke DPRD Situbondo |
|
|---|
| Kualitas Padi Variets BK Tidak Bagus, DPRD Situbondo Minta Anggaran Pembibitan Rp 1,2 Miliar Dihapus |
|
|---|
| Segarnya Air Sumur Bor Bantuan Kodim 0823 Situbondo, Petani Bisa Tanam Sayur Penuhi Makanan Bergizi |
|
|---|
| KRONOLOGI Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Pantura Situbondo, Dua Pengendara Motor Luka Luka |
|
|---|
| Hujan Deras dan Angin Kencang, Dapur Rumah Warga Desa Juglangan Situbondo Ini Ambruk |
|
|---|