Pilkada 2024
Young Buddhist Association Ajak Gen-Z Aktif Berpartisipasi dan Sukseskan Pilkada Serentak 2024
Young Buddhist Association (YBA) Indonesia mengajak generasi Z (Gen-Z) untuk berpartisipasi dalam Pilkada 2024 di Jatim.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
Meskipun memberikan suara dapat menjadi tindakan yang positif, hal itu tidak boleh dilihat sebagai kewajiban agama.
"Anak muda Buddhis harus membuat keputusan sendiri tentang partisipasi politik berdasarkan pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip Buddhis dan penilaian mereka tentang apa yang terbaik untuk komunitas dan masyarakat,” ujarnya.
Dari sudut pandang Buddhis, memberikan suara dalam pilkada dapat dipahami melalui beberapa poin penting.
Ada lima poin penting dalam ajaran Buddha, pertama, Karma Kolektif yang berhubungan soal tindakan manusia (karma) memiliki konsekuensi.
"Nah memberikan suara dalam pilkada dapat dilihat sebagai tindakan kolektif yang membentuk masa depan masyarakat," katanya.
Kedua, mengurangi penderitaan.
Dengan memberikan suara, maka memiliki kesempatan untuk mendukung kebijakan pemimpin yang dapat bekerja untuk mengurangi penderitaan bagi semua makhluk.
Ketiga, mempraktikkan welas asih.
Dengan memberikan suara tentu dapat menjadi sebuah tindakan welas asih (karuna) karena mempertimbangkan kesejahteraan semua anggota masyarakat.
Keempat, Agama Buddha yang Terlibat (Engaged Buddhism).
Gerakan modern ini menekankan partisipasi aktif dalam isu-isu sosial dan politik sebagai bagian dari praktek Buddhis.
Kelima, Mata Pencaharian yang Tepat.
Dengan berpartisipasi dalam proses demokrasi, tentu berkontribusi pada masyarakat yang adil dan beretika, yang mendukung konsep Mata Pencaharian Benar (Samma Ajiva) dari Jalan Mulia Berunsur Delapan.
Keenam, Kewarganegaraan yang penuh kesadaran (Mindful Citizenship).
Dalam memberikan suara mendorong seseorang untuk menjadi warga negara yang sadar, sadar akan isu-isu sosial dan dampaknya terhadap semua makhluk.
Rencana Pelantikan Pilkada 2024 Pakai Sistem Gelombang, Ini Kata Anggota Komisi A DPRD Jatim |
![]() |
---|
KPU Surabaya Raih Dua Penghargaan dari KPU RI, Berkat Keberhasilan Ini |
![]() |
---|
Respons DPRD Jatim Soal Potensi Mundurnya Jadwal Pelantikan Kepala Daerah |
![]() |
---|
Jadi Wali Kota Sisa Hasil Pilkada 2020, Mas Adi Diminta Percepat Program Pembangunan Kota Pasuruan |
![]() |
---|
Ongkos Pilihan Langsung Mahal, PAN Dukung Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.