Berita Probolinggo

Di Tangan Warga Kota Probolinggo Ini, Galon Bekas Diburu Usai Disulap Menjadi Lampu Hias Ala Floral

Berawal iseng, Amrullah malah keterusan karena setelah lomba banyak yang tertarik dengan lampu hias buatannya. 

Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Deddy Humana
surya/Ahsan Faradisi (ahsan1234)
Warga Probolinggo, Syafiuddin Amrullah membuat lampu hias motif bunga dari galon bekas. 

SURYA.CO.ID, KOTA PROBOLINGGO - Kreativitas bisa menjadikan sesuatu yang terbuang menjadi bak emas, itu yang dilakukan Syafiuddin Amrullah, warga Kota Probolinggo. Bermula keisengannya, Amrullah membuat lampu hias bermotif bunga artistik dari gelon bekas, yang ternyata menarik minat banyak orang.

Pembuatan lampu hias dari galon terbuang ini memang karya orisinil bapak dua anak tersebut. Pria berusia 44 tahun itu kerap melihat galon bekas berserakan di gudang dan sekitar rumahnya, di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan.

Merasa risih, Amrullah kemudian memungut sampah galon itu dan merancangnya menjadi lampu hias. Kebetulan saat itu ada lomba lampu hias yang diadakan Pemkot Probolinggo.

Berawal iseng, Amrullah malah keterusan karena setelah lomba banyak yang tertarik dengan lampu hias ala floral buatannya. 

"Harganya saya patok mulai dari Rp 75.000 sampai dengan Rp 100.000. Alhamdulillah peminatnya cukup banyak, meskipun hanya bermodal galon bekas air minum yang biasanya dibuang," kata Amrullah kepada SURYA, Minggu (6/10/2024).

Menurut Amrullah, cara pembuatan lampu hias motif bunga dari galon bekas cukup mudah dan sederhana. Hanya menyiapkan spidol, cat dan mesin solder dan tentunya bahan utama yakni galon bekas.

"Sebelum memulai pembuatan, saya biasanya menggambar motif bunga. Setelah motif bunga sudah terbentuk, baru dilanjutkan dengan memotong menggunakan mesin solder," tutur Amrullah.

Jika sudah berbentuk bunga lengkap dengan daun dan rantingnya, menurut Amrullah, baru dilanjutkan dengan mewarnai galon bekas yang sudah dipotong itu sesuai keinginan atau dengan pesanan konsumennya.

Hasil karya Amrullah tidak bisa dipandang sebelah mata, karena ada detail seperti tanaman hias dan berkilau karena terbuat dari plastik galon. Nilai estetis itu yang membedakan karya Amrullah dengan lampu hias lainnya.

"Semua lampu berbentuk bunga itu dibuat, karena keinginan saya pribadi atau sesuai dengan pesanan. Untuk harganya memang saya patok bervariarif, tergantung tingkat kerumitan dan ukurannya," jelas Amrullah.

Amrullah mengisahkan, ide awalnya ia hanya iseng saat Pemkot Probolinggo menggelar lomba lampu hias antar kampung beberapa waktu lalu. Tak disangka dari keisengannya itu, Amrullah mendapat jalan untuk membuka mata pencarian meskipun tidak besar keuntungannya,.

Sementara Tri Amelia, salah satu peminat lampu hias motif bunga dari galon bekas mengaku tahu ada karya Amrullah itu dari media sosial (medsos). Karena bagus nan unik, ia akhirnya memesannya.

"Di medsos banyak yang komentar, karena unik dan bagus untuk jadi hiasan di rumah, akhirnya saya coba beli dan hasilnya memang bagus dan tidak gampang bosan jika dilihat.  Apalagi harganya tidak terlalu mahal," ujar Amel. ****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved